PESAWARAN-(PeNa), Tidak menerapkan protokol kesehatan covid-19 saat diluar rumah, sedikitnya 25 orang dikenakan sanksi push-up pada Ops Yustisia di Pertokoan Gedong Tataan, Senin (21/09/2020).
Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo mengatakan bahwa pelaksanaan Ops Yustisia dilakukan secara bersama dengan melibatkan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pesawaran.
“Dalam kegiatan Ops Yustisi didapati masyarakat yang masih melanggar tidak menggunakan APD (alat pelindung diri) berupa masker dan telah diberikan sanksi sebanyak 76 orang dengan rincian yakni tindakan fisik berupa Push Up sebanyak 25 orang, Menyanyikan lagu Nasional sebanyak 15 orang dan Teguran lisan sebanyak 36 orang,” kata dia.
Menurutnya, sebelum pelaksanaan tugas, dilaksanakan Apel Kesiapan di Depan Pusat Pertokoan Desa Gedong Tataan Kecamatan Gedong Tataan.
“Selanjutnya melaksanakan Himbauan dan tindakan kepada pengendara yang tidak menggunakan masker yang melintas di Jalan Lintas Ahmad Yani Desa Gedong Tataan kemudian Tim begerak menuju Pasar Gedong Tataan Desa Sukaraja Kec Gedong Tataan melakukan tindakan kepada masyarakat yang beraktifitas yang tidak mengenakan masker,” ujar dia.
Kegiatan tersebut melibatkan 22 personil Polres Pesawaran dan 15 personil Polisi Pamong Praja (Pol PP) Bumi Andan Jejama.
“Kita berharap masyarakat di wilayah hukum Polres Pesawaran mematuhi apa yang menjadi himbauan kami guna mencegah penyebaran virus covid-19, kita semua harus bersama-sama menerapkan disiplin protokol kesehatan agar penyebaran virus covid-19 dapat dihindari, ” tutur dia.
Vero juga menegaskan, pada masa tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Pesawaran yang akan dilangsungkan pada tanggal 09 Desember, seluruh elemen masyarakat harus dapat mengendalikan kamtibmasnya dimasing-masing lingkungannya.
“Waktunya tinggal beberapa bulan lagi, kami minta seluruh elemen masyarakat dapat menciptakan situasi kamtibmas yang damai dan sejuk. Informasikan atau laporkan kepetugas terdekat manakala ditemukan adanya aktifitas yang mencurigakan, ” tegas dia.
Oleh: sapto firmansis






