Tertarik Konsep Gubernur, Chairul Tanjung Bangun Transmart

BANDARLAMPUNG-(PeNa)- Proyeksi pembangunan Provinsi Lampung  pada pengembangan industri, revitalisasi pertanian, pariwisata dan jasa serta masifnya geliat pembangunan menjadi pertimbangan pemilik Trans Retail, Chairul Tanjung untuk berinevstasi di Bumi Rua Jurai.

Tak hanya sekedar ikut mendorong pertumbuhan ekonomi di Lampung, pendirian Transmart merupakan hasil diskusi antara mantan Mantan Menteri Koordinator Perekonomian kabinet SBY itu dengan Gubernur M.Ridho Ficardo usai Munas Partai Demokrat di Surabaya tahun 2015 lalu.

Kemarin, pemilik Grup Trans Retail yang membawahi Transmart Lampung, Chairul Tanjung melakukan pertemuan tertutup dengan Gubernur Lampung, M Ridho Ficardo disela peninjauan persiapan pembukaan Transmart. Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang VIP Bandara Raden Inten II, Bos CT Corp itu bercerita tentang awal mula investasi Transmart di Lampung.

Chairul tertarik dengan konsep proyeksi pembangunan Provinsi Lampung yang memfokuskan diri pada empat bidang yakni pengembangan industri, revitalisasi pertanian, pariwisata dan jasa. Ini didukung oleh pembangunan sisi konektivitas berupa tol laut dan Jalan Tol Trans Sumatera yang menghubungkan Lampung dengan wilayah lain di Sumatera.

Chairul Tanjung juga menekankan tentang pentingnya Provinsi Lampung membangun konektivitas perekonomian antara Lampung dengan pusat (Jakarta/Jawa), antar daerah kabupaten maupun dengan wilayah lain di Sumatera.

Dengan berbagai potensi yang ada serta geliat pembangunan di Lampung yang masif, pihaknya pun sepakat untuk mendirikan Transmart di Lampung.

“Kami sangat optimistis berdirinya Transmart Lampung bisa diterima dengan baik oleh masyarakat Lampung dan turut serta mendorong tumbuhnya ekonomi Lampung,” ujarnya.

Gubernur Lampung, M Ridho Ficardo menyambut positif investasi Transmart di Lampung yang dinilai menjadi indikator bahwa Lampung merupakan daerah tujuan investasi baik investor nasional maupun internasional.

“Pengusaha besar itu pertimbangan investasinya sangat matang dalam menentukan lokasi usaha dan sisi market. Jadi dipilihnya Lampung ini suatu kebanggaan tersendiri dan menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur yang sedang berlangsung menjadi daya tarik utama bagi para investor,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, Ridho juga berkomitmen untuk memberikan kemudahan dalam hal perizinan investasi. Tak hanya ditingkatan provinsi, setiap daerah kabupaten/kota juga diminta untuk membuka kran investasi dengan memberikan jaminan kemudahan izin dan keamanan berusaha.

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *