Tokoh Masyarakat Merasa Malu, Jika Ada Oknum Dewan Terlibat Gambar Porno

 

P E S A W A R A N – (PeNa), Tokoh Masyarakat Bumi Andan Jejama yang juga Ketua Harian Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) Kabupaten Pesawaran Erland Syofandi merasa malu jika ada oknum anggota dewan yang terlibat pada gambar porno.

Menurutnya, terkait dugaan gambar porno yang diduga melibatkan anggota dewan tersebut harus segera diklarifikasi apakah benar atau tidaknya agar tidak meluas dan membentuk opini negatif yang berpotensi membuat kegaduhan ditengah masyarakat.

“Masyarakat Kabupaten Pesawaran sangat damai dan kondusif, jangan dikotori oleh perilaku oknum yang dapat merusak ketentraman masyarakat, ” kata dia, Jum’at (26/08/2022).

Tokoh Masyarakat sekaligus Tokoh Adat tersebut juga meminta kepada pihak terkait dapat merespon dan menindaklanjuti informasi tersebut, sehingga lebih terang benderang.

“Pihak terkait harus segera mengambil sikap dan menindaklanjutinya, sehingga persoalan ini akan lebih jelas dan gamblang, ” ujar dia.

Sebelumnya, Ketua DPD PKS Kabupaten Pesawaran Yudi Handoko telah melakukan pemanggilan oknum anggota dewan yang dimaksud guna diminta klarifikasi terkait dugaan gambar porno yang mirip dengannya.

“Ya, hari ini yang bersangkutan telah kita panggil dan sudah memberikan klarifikasi terkait kabar yang beredar. Anggota dewan tersebut datang dengan ditemani suaminya, ” kata Yudi Handoko melalui sambungan salularnya.

Menurutnya, anggota dewan tersebut masih bingung dengan dugaan gambar porno yang menjadi pembicaraan khalayak ramai karena diduga mirip dengannya.

“Dia masih belum mengetahuinya, poto yang mana karena kata dia, dia lupa. Namun, intinya sudah memberikan klarifikasi, ” ujar dia.

Untuk diketahui, pada gambar porno yang diduga mirip dengan anggota dewan perempuan berinisial APB tersebut nampak jelas tengah memamerkan payu daranya dengan wajah terlihat dengan jelas.

“Ya, benar itu gambar dia, ” kata sumber yang enggan ditulis namanya.

Sampai sekarang, meskipun sudah ramai diberitakan media, oknum dewan yang dimaksud belum bisa ditemui dikantornya dan ketika dihubungi melalui sambungan salularnya juga tidak merespon.

 

Oleh: sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *