Tugu Soekarno Tegak di Lampung Barat

LAMPUNGBARAT(PeNa) – Untuk memperingati 66 tahun kedatangan presiden Soekarno di Lampung Barat, pemerintah kabupaten mengelar festival kebangsaan, di Kecamatan Sumberjaya, Rabu (14/11/2018).

Dalam festival yang baru pertama kali digelar ini, peserta diajak untuk melakukan tapak tilas kedatangan bung Karno di Lampung Barat dan meresmikan tugu Soekarno di Simpang tiga Sumberjaya.

Bupati Lampung barat Parosil Mabsus menyebut, festival kebangsaan ini merupakan salah satu cara yang dilakukan pemerintah daerah untuk mengajak masyarakat mengenang kehadiran Bung Karno di Lampung Barat.

“Setelah 7 tahun Indonesia merdeka, bung Karno pernah melakukan ekspedisi ke Lampung. Tepat 14 November 1952, bung Karno mengantarkan transmigrasi pasukan pejuang kemerdekaan divisi Siliwangi, di Kecamatan Sumberjaya. Untuk mengenang kedatangan bung Karno ini, perintah bangun sebuah tugu Soekarno di persimpangan Sumberjaya ini,” tegas bupati yang akrab disapa Pak Cik ini, Rabu (15/11/2018).

Dia menjelaskan, dalam rangkaian kegiatan festival ini pemerintah daerah mengajak peserta tapak tilas perjalanan proklamator selama di Sumberjaya, berakhir di Lapangan Sukapura.

“Untuk memaknai motto bung Karno di Lampung Barat, Perjalanan 1000 Mill yang ditempuh pun harus di awali dengan satu langkah pertama. Kita ajak peserta untuk tapak tilas, tempat yang pernah dikunjungi oleh bung Karno selama di Sumberjaya ini,” kata dia.

Melalui festival kebangsaan ini, Parosil berharap masyarakat Lampung Barat khususnya, dan masyarakat Lampung umumnya untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan. Sebab kata dia, bangsa yang besar adalah yang tidak melupakan sejarahnya.

“Dengan tapak tilas ini saya berharap seluruh peserta khususnya penerus bisa menghormati nilai-nilai persatuan yang ditanamkan oleh bung Karno di beguai jejama,”kata dia.

Sementara itu, Hariono plt Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang hadir dalam festival ini mengapresiasi langkah yang dilakukan boleh pemerintah Lampung Barat.

“Kegiatan ini sebagai perekat hubungan semua elemen yang ada di Lampung Barat khususnya dan Indonesia umumnya. Kegiatan ini juga sebagai upaya untuk membina Bhineka Tunggal Ika serta upaya ┬ámengamalkan nilai luhur Pancasila,” kata dia.

Dia berharap, Sumberjaya bisa menapaki peradaban yang lebih maju dan lebih jaya serta wilayahnya selalu aman.

“Dalam bahasa Jawa Sumberjaya berarti awal keberhasilan, saya berharap Lambar bisa lebih maju lagi, terutama dalam persatuan dan kesatuan. Sesuai dengan nilai-nilai Pancasila,” kata dia.ist

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *