BANDARLAMPUNG-(PeNa),Melawan saat akan disergap, dua bandit inisial DI dan HD, di kirim ke alam baka. Oleh petugas Subdit 3 Jatanras Polda Lampung, jasad keduanya di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung, pada Kamis (28/03) pagi.
Wadir Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, AKBP. Adrian Indra Nurinta didampingi Kasubdit 3 Jatanras Polda Lampung, AKBP. Ruli Andi Yunianto membenarkan, pada saat penyergapan terjadi baku tembak antara petugas dengan dua bandit berinisial DI dan HD, di daerah Gunung Terang, Langkapura, Bandarlampung.
“DI dan HD tewas saat baku tembak dengan petugas, kemudian jenazah keduanya dibawa petugas ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung,” kata Adrian Indra Nurinta.
Menurut Adrian Indra Nurinta, DI dan HD sudah lama diincar putugas karena sudah lima kali beraksi di wilayah hukum Polda Lampung. Setelah diketahui keberadaannya, petugas kemudian membuntutinya selama tiga hari. Namun, saat akan disergap, keduanya melawan dengan menembaki petugas menggunakan senjata api rakitan.
Petugas sudah memberikan peringatan bahkan melepaskan tembakan keudara, agar mereka menyerah, namun tak diindahkan. Sebab itu, terpaksa petugas menembak keduanya.
“Dari DI dan HD petugas mengamankan barang bukti berupa, 1 unit mobil jenis Avanza dan 2 unit motor. Sementara, itu yang bisa disampaikan, lebih jelasnya insya allah besok akan diekspose,”ungkapnya. PeNa-obin.






