Lampung Timur – (PeNa), Video warga dan pelajar Desa Kali Pasir, Way Bungur, Lampung Timur, menyeberangi sungai dengan perahu kayu rapuh viral. Rekaman bersuara itu menyedot perhatian warganet.
Dalam video, perahu kecil mengangkut orang dewasa, anak-anak, hingga sepeda motor tanpa perlengkapan keselamatan. Kondisi perahu tampak rapuh, membuat penyeberangan harian sangat berisiko.
Rekaman diunggah akun Instagram haluanlampung.com pada Minggu (1/2/2026). Unggahan tersebut langsung ramai, memicu lebih dari 1.400 komentar warganet yang prihatin.
Perekam video mengaku ditelepon Wakil Gubernur Lampung dan diminta menghentikan unggahan. Ia menolak berhenti sebelum Jembatan Kali Pasir Way Bungur benar-benar dibangun.
“Oke, terima kasih untuk Wakil Gubernur yang semalam sudah telepon dan suruh menghentikan video saya. Saya tidak akan pernah berhenti sebelum jembatan ini benar-benar terbangun,” katanya.
Ia menilai kondisi itu mengancam keselamatan pelajar, generasi penerus bangsa. Perekam mempertanyakan kinerja pihak terkait karena fasilitas penyeberangan tak kunjung dibangun.
“Ini anak didik generasi bangsa. Kalian digaji rakyat, tapi fasilitas rakyat tidak diutamakan. Kalau memang tidak bisa kerja, jangan kerja,” ucapnya dengan nada geram.
Ia menyoroti ketiadaan alat keselamatan di perahu yang setiap hari digunakan warga. Menurutnya, tidak ada jaminan keselamatan saat perahu menyeberangi sungai.
“Perahu-perahu ini sudah rapuh, tidak ada satu pun alat keselamatan. Ini jaraknya jauh, sekitar 700 meter. Masya Allah,” ujarnya dalam rekaman viral.






