Wisata Religi Guru Ngaji Pesawaran Ke Wali Songo

PESAWARAN-(PeNa), Rombongan guru ngaji, penghulu dan majelis ta’lim yang mengikuti wisata religi ke Makam Wali Songo di Pulau Jawa dilepas langsung Bupati Dendi Ramadhona di Aula pemerintah daerah (Pemda) Pesawaran,Rabu (8/11).
Para penggiat syiar islam yang berangkat tersebut terdiri dari 108 orang wanita dan 42 orang laki-laki. Rencananya akan melakukan perjalanan selama delapan hari. Hal tersebut dikatakan Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial Masyarakat (Kabag Kesosmas) Kabupaten Pesawaran,Razak.”Berangkat  pada hari ini (Rabu, 8/11) dan akan selesai pada tanggal 15 November 2017, jadi waktunya hanya satu minggu untuk mengunjungi makam para wali songo yang terletak di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa barat,” kata dia.
Pada kesempatan tersebut,Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyebut bahwa kegiatan tersebut dijadikan momentum untuk meningkatkan tali silahturahmi. “Dengan adanya kegiatan ini, saya ingin mempertemukan seluruh masyarakat dari seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Pesawaran. Ini kan pesertanya ada yang dari Punduh Pidada, Tegineneng, Negeri Katon, Way Khilau, dan lain-lain, Jadi bisa bertemu disini,” ujar Dendi.
Diterangkan dia, para peserta yang ikut pada kegiatan ini merupakan orang-orang yang giat dalam menjalani syiar agama.”Yang ikut ini merupakan para guru ngaji, kumpulan majelis ta’lim, dan penghulu. Yang pasti masyarakat yang sering ikut kegiatan keagamaan, khususnya agama Islam,” ucanya.
Perjalanan wisata religi tersebut dimaksudkan untuk mengingat kembali sejarah perjuangan tokoh wali songo dalam menyebarkan agama Islam di Indonesia. “Ini merupakan perjalanan ibadah, yang tujuannya untuk mengingat kembali rangkaian-rangkaian sejarah penyebaran Islam di Indonesia,” urainya.
Harapan juga disampaikan kepada 150 orang tersebut untuk mendoakan kesejahteraan Kabupaten Pesawaran. “Saya harapkan para peserta yang ikut kegiatan ini, dapat mendoakan kemajuan dan pembangunan Kabupaten Pesawaran agar masyarakatnya dapat lebih sejahtera lagi,” pintanya.
Dendi pun menegaskan,jika keinginannya adalah bisa memberangkatkan semua masyarakat agar bisa lebih memahami dan meningkatkan keimanan. Tapi, terbentur dengan anggaran yang terbatas pada keuangan daerahnya.”Maunya saya sih, semua masyarakat Kabupaten Pesawaran bisa ikut berangkat ke makam wali songo, tapi karena adanya keterbatasan anggaran makanya hanya 150 orang yang bisa mewakili masyarakat Kabupaten Pesawaran,” tegas dia. PeNa-spt.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *