AKBP Pratomo Widodo Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2022

 

P E S A W A R A N – (PeNa), Kapolres Pesawaran Polda Lampung AKBP Pratomo Widodo memimpin Apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2022 di Halaman Mapolres setempat, Jum’at (22/04/2022) pukul 08.00 WIB.

Gelar pasukan Operasi Ketupat 2022 tersebut diikuti oleh pasukan peserta Apel dari Personil Polres Pesawaran yakni 1 (Satu) Pleton Sat Samapta, 1 (Satu) Pleton Sat Intelkam, 1 (Satu) Pleton Sat Lantas, 1 (Satu) Pleton Bhabinkamtibmas, serta diikuti 1 (Satu) Pleton Pomal Lampung, 1 (Satu) Pleton Brigif 04 Marinir/BS, 1 (Satu) Pleton Sat Pol PP, 1 (Satu) Pleton Personil BPBD, 1 (Satu) Pleton Personil Dishub, 1 (Satu) Pleton Personil Dinkes.

“Berdasarkan mapping kerawanan yang telah dilakukan, terdapat beberapa prediksi gangguan kamtibmas yang harus di antisipasi antara lain ancaman terorisme, premanisme, aksi sweeping oleh ormas, kenaikan harga dan kelangkaan bahan pokok antrean dan kelangkaan BBM, kejahatan konvensional (3C), penyakit masyarakat, konflik butuh terkat THR, balap liar, penyalahgunaan narkoba, petasan, perkelahian kelompok/antar kampung, aksi pengrusakan fasilitas umum, kerumunan masyarakat yang berpotensi menyebabkan penularan Covid-19, maupun ancaman bencana alam seperti banjir dan tanah longsor sebagai dampak dari musim penghujan, ” kata Pratomo, dalam sambutannya.

Pada kegiatan tersebut, Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo juga membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si yang intinya menyampaikan bahwa Polri dengan didukung dari TNI, Pemda dan pemangku kepentingan lainnya menggelar Operasi Ketupat 2022 yang dilaksanakan selama 12 hari mulai tanggal 28 April S/d 9 Mei 2022.

Selain itu, pada minggu kedua sebelum pelaksanaan operasi yaitu pada tanggal 14 S/d 27 April 2022, Polri juga telah melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dalam rangka cipta kondisi jelang Operasi Ketupat dengan sasaran Distribusi Sembako, Penyakit Masyarakat, Miras, Judi, Prostitusi, Narkoba, Petasan, Balon Udara yang mengganggu penerbangan dan lain lain serta tetap menggelar Operasi Aman Nusa II Penanganan Covid-19 khusus wilayah Polda Se Jawa dan Bali.

“KRYD sendiri nantinya akan dilanjutkan kembali pasca Operasi Ketupat 2022 yaitu pada tanggal 10 S/d 17 Mei 2022 untuk mengantisipasi arus balik yang mungkin masih terjadi serta penanganan Covid-19, ” ujar dia.

Berbeda dengan Idul Fitri tahun lalu, sambung dia, pada tahun 2022 pemerintah memberikan kelonggaran-kelonggaran kepada masyarakat untuk dapat merayakannya dengan berkumpul bersama keluarga.

“Kegiatan mudik tidak dilarang dan tidak dilakukan penyekatan-penyekatan di jalur-jalur lintasan masyarakat mudik, ” imbuhnya.

Hadir pada gelaran tersebut, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang diwakili Plh Sekda Kabupaten Pesawaran Syukur, Wakapolres Pesawaran Muhammad Riza, Ketua BPBD Sofyan Aghani, Kasat Pol PP Effendi, Pasi Ops Brigif 4 Mar/BS Mayor Mar Edi Sumita, Kaurlid Denpomal Lanal Lampung Kapten L (PM) Makmun, Kasubsi Pra Penuntutan Kejari Pesawaran Rio Fabri, Pengadilan Negeri Gedong Tataan Hakim Arta Ario P, Sekertaris Dinas Pariwisata Fitri Sanawiyah, Dishub Andi Akbar, Senkom Mitra Polri, Sugeng Manager PTPN VII Way Berulu dan Pejabat Utama Polres Pesawaran, Para Kasat, Kapolsek serta Perwira Staf Polres Pesawaran.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tema “Wujud Sinergi Polri Dengan Instansi Terkait Untuk Menjamin Masyarakat Aman Dan Sehat Dalam Perayaan Idul Fitri 1443 H”. Penerapan protokol kesehatan juga diterapkan dengan disiplin.

 

Oleh: sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *