Anak Durhaka Aniaya Ibu Kandung Hingga Mukanya Terluka

PESAWARAN-(PeNa), Tim buru sergap Polsek Tegineneng Polres Pesawaran mengamankan anak durhaka berinisial AT (28) warga Dusun Muntilan Desa Margorejo Kecamatan Tegineneng dirumahnya, Senin (10/12) sekitar pukul 15.30 WIB.
Penangkapan dilakukan setelah tersangka AT diduga telah melakukan penganiayaan kepada korban Sukinah (45) yang diketahui sebagai ibu kandungnya. Akibatnya, korban mengalami trauma dan luka lebam serta luka akibat benda tajam di pipi sebelah kanan.
Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro melalui Kapolsek Tegineneng Iptu Syamsu Rizal mengatakan bahwa pihaknya telah mengamankan pelaku tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga.
“Kronologis kejadian berawal saat korban sedang memotongi ranting pohon untuk makan kambing di belakang rumahnya, tiba-tiba pelaku datang untuk meminta uang kepada korban, karena tidak diberikan uang oleh korban, pelaku dan korban terlibat cekcok mulut kemudian pelaku merebut golok yang dipegang korban untuk melakukan menganiayaan terhadap korban, ” kata Syamsu Rizal,  Selasa (11/12).
Menurutnya, dari hasil penyelidikan didapat keterangan tersangka AT melakukan penganiayaan dengan cara yang sangat sadis. “Pelaku melakukan penganiayaan tersebut dengan cara menginjak leher dan membacok korban menggunakan golok sehingga melukai pipi korban sebelah kanan dan pergelangan tangan kanan kemudian menyeret korban, ” ujar dia.
Diterangkan, kasus tersebut dilakukan tersangka AT selaku anak kandung kepada korban Sukinah sebagai ibu kandungnya. Persoalannya sangat sepele, yakni hanya karena minta uang tidak dikasih.
“Korban tindak pidana kekerasan dalam keluarga (Penganiayaan) tersebut menimpa korban atas nama Ibu Sukinah (45) yang tidak lain adalah ibu kandungnya sendiri, tersangka melakukan hal tersebut dikarenakan hal sepele yang mana Ibunya tersangka tidak memberikan uang yang tersangka minta kemudian terjadilah cekcok mulut yang berujung penganiayaan, ” terang dia.
Ditegaskan, guna penyidikan lebih lanjut kemudian petugas mengambil keterangan beberapa saksi lalu membawa korban berobat ke Puskesmas Rawat Inap Tegineneng dan tersangka AT di amankan guna dilakukan pemeriksaan.
“Untuk korban sudah kita bawa ke Puskesmas guna dilakukan pertolongan medis. Kemudian, petugas juga telah meminta keterangan saksi dan menyita barang bukti milik tersangka. Tersangka akan kita kenakan Pasal 44 ayat (2) UU PKDRT Subsider Pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman diatas 5 tahun penjara, ” tegas dia. PeNa-spt.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *