PRINGSEWU (PeNa) – Seorang balita ditemukan tewas setelah tercebur ke dalam lubang septic tank di Dusun Banjarejo, Pekon Mataram, Gadingrejo, Pringsewu, Lampung, pada Senin (15/4) sore.
Korban bernama Fatan Naufal, berusia 2,5 tahun, ditemukan dalam kondisi mengapung di dalam lubang septic tank yang memiliki kedalaman dua meter.
Menurut Wakapolres Pringsewu, Kompol Robi Bowo Wicaksono, orang tua korban mulai curiga ketika tidak melihat anaknya setelah bermain pasir di dekat rumah.
Orang tua korban menemukan sepasang sendal korban berada di sekitar tumpukan pasir.
“Saat dicari, korban ditemukan dalam kondisi sudah mengapung di dalam lubang septic tank,” katanya.
Usai ditemukan, korban lalu dievakuasi dan dibawa ke rumah praktik mantri kesehatan desa untuk dilakukan pemeriksaan medis.
“Dari hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan sudah tidak bernyawa,” tambahnya.
Pihak berwenang melakukan identifikasi korban dan pemeriksaan medis bersama tim Inafis Satreskrim Reskrim Polres Pringsewu dan tenaga medis dari Puskesmas Gadingrejo.
“Dari hasil pemeriksaan tersebut, kami menyimpulkan bahwa sebab meninggalnya korban murni karena kekurangan oksigen akibat tenggelam,” jelas Kompol Robi.
Lubang septic tank yang menjadi tempat kejadian belum digunakan dan masih digunakan oleh para tukang bangunan untuk menampung air pembangunan rumah milik orang tua korban.
Keluarga korban menerima kepergian Fatan Naufal dan membuat surat pernyataan tidak bersedia dilakukan proses autopsi terhadap jenazah korban.
Kompol Robi memperingatkan kepada masyarakat, khususnya orang tua, untuk selalu mengawasi anak-anak mereka, terutama yang masih balita.
“Kami mengimbau kepada para orang tua yang memiliki anak kecil untuk lebih waspada dan memantau aktifitas dan keberadaan anak-anaknya,” pungkasnya






