Bendungan 30 Meter Jebol

Tanggamus (PeNa)– Puluhan rumah warga di Pekon Sido Mulyo Kec. Semaka hanyut terbawa derasnya arus secara mendadak lantaran Bendungan PT.Tradrikal Ekektronik Power (TEP) Jebol, sekira pukul 20.30 Wib, pada Minggu (6/11).

Menurut Efendi (41) selaku Kadus Kali Kumbang Rt 07/04, Pekon Sidomulyo Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus, mengatakan saat sedang keluar rumah yang letaknya tak jauh dari kediamannya, mendengar gemuruh.

Dengan adanya musibah terjadinya banjir akibat tembok tanggul jebol sepanjang 30 m Pihak sementara jarak tanggul ke bendungan 3 km Perusahaan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap kerugian yang dialami oleh warga.

Robohnya tanggul bendungan PLTA  yang dikelola oleh PT.  Posko Enginering  ENC Sub Kontraktor PT.  Multy Karya Enginering (MKE) sepanjang 30 meter, saat akan melaksanakan uji tes water way turbin, pada saat bendungan dibuka dan air memasuki terowongan menuju bendungan turbin, tanggul water way tidak mampu menahan debit air yang begitu deras dan pada saat itu juga bendungan Water Way mengalami retak dan jebol.

“Saya pikir eksapator, lalu ada warga memberi kabar bahwa bendungan jebol dan kami langsung laporan ke penjaga bendungan, agar pintu air segera di tutup,” jelasnya.

Aparat Babinsa Koramil 424-03/Wonosobo dibantu warga Pekon Sido Mulyo membantu proses evakuasi dan membersihkan lumpur-lumpur yang masuk kerumah Warga.

Sementara Paryono warga Tugu Tatu  Kecamatan Suoh Lampung Barat mengatakan tanggul yang jebol ini sepanjang 30 meter tetapi masih akan terjadinya susulan kembali lanjutnya jebolnya ini akibat kontruksi yang kurang baik dan tidak memenuhi kualitas yang baik.

Ditambahkannya, keberadaan tembok yang jebol di kawasan talang seno dan pedukuhan kali kumbang berkisar satu kilometer dari bendungan induk.sementara pihak PT TEP belum bisa di konfirmasi masalah ini.
Selanjutnya luapan air yang deras mengarah ke Dusun Kali Kumbang Pekon Sido Mulyo dan mengakibatkan kerugian dipihak masyarkat 4 rumah milik warga terbawa derasnya air diiringi batu-batuan yang menyapu rumah warga.

Pasilitas umum yang terkena dampak terjangan air berupa Masjid Nurul Huda yang mengalami luapan lumpur.

Beruntung dalam kejadian jebolnya bendungan tidak ada korban jiwa, lima orang  luka berat dan tujuh (7) rumah hilang serta sebelas rumah rusak berat.
(Opoy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *