Pesawaran – (PeNa), Penggerebekan di Pesawaran membuka praktik bisnis BBM ilegal yang terorganisir rapi. Tiga gudang beroperasi dengan peran berbeda dalam satu jaringan.
Gudang pertama digunakan untuk produksi, gudang kedua sebagai penampungan, dan gudang ketiga diduga sebagai titik distribusi.
Polisi menemukan truk colt diesel yang dimodifikasi menjadi tangki pengangkut minyak mentah. Modus ini dipakai untuk mengelabui petugas.
Tak hanya itu, tiga kapal juga diamankan di lokasi. Kapal tersebut digunakan untuk distribusi BBM ilegal melalui jalur laut.
Ratusan tandon dan alat pompa ditemukan, menunjukkan kapasitas penyimpanan dan distribusi dalam skala besar.
Sebanyak 32 orang diamankan saat operasi berlangsung di ketiga lokasi tersebut.
Kapolda Lampung menilai pola operasi ini menunjukkan adanya sistem yang rapi dan terstruktur.
“Ini jaringan yang sudah terstruktur, bukan kegiatan perorangan,” ujar Irjen Pol Helfi Assegaf, Kamis (9/4/2026).
Ia menjelaskan praktik ini memiliki alur yang jelas dari hulu ke hilir.
“Ada sistem produksi, penampungan, hingga distribusi yang jelas,” lanjutnya.
Kapolda menegaskan pihaknya akan membongkar seluruh rantai distribusi.
“Kami akan telusuri alur distribusi hingga ke pengguna akhir,” tegas Helfi.
Ia juga memastikan tidak ada pihak yang akan lolos dari jerat hukum.
“Semua pihak yang terlibat akan kami proses hukum tanpa pandang bulu,” pungkasnya.






