P E S A W A R A N – (PeNa), Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengingatkan untuk terus meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) pada rencana pembangunan 2024-2025 mendatang agar tercapai ‘Pesawaran Maju Berkilau’. Demikian dikemukakan saat kegiatan Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) di Pantai Mutun Desa Sukamaju Kecamatan Teluk Pandan, Senin (26/02/2024).
Menurutnya, program pembangunan dari tahun ke tahun terus berkembang sesuai dengan usulan yang diajukan masing-masing pemerintah desa. Namun, ia sangat berharap masyarakat tidak menjadi penonton pada majunya Bumi Andan Jejama kelak.
“Dan, dari berbagai program serta kegiatan telah diusulkan dan diperjuangkan bersama, namun tanpa didukung oleh peningkatan SDM daerah tersebut tentu akan menjadi penonton,” kata dia.
Untuk itu, lanjutnya, tahun 2024 ini akan kejar target dengan telah tersusunnya Rancangan awal RPJPD Kabupaten Pesawaran Tahun 2024-2025 adalah PESAWARAN MAJU BERKILAU.
“Hal tersebut merupakan manifestasi dari Kabupaten Pesawaran Maju, Berdaya Saing, Berkelanjutan, dan Unggul,” ujar dia.
Dendi juga meminta masyarakat agar terlibat menjaga ketahanan iklim dan seluruh infrastruktur yang telah dibangun agar tetap terjaga dari kerusakan yang diakibatkan muatan yang melebihi tonase.
“Itu juga menjadi perhatian di daerah ini, sehingga setiap tahunnya tidak terfokus pada infrastruktur saja, tetapi lebih pada peningkatan SDM,” ucapnya.
Diterangkan, Kecamatan Teluk Pandan saat ini menjadi kawasan investasi bagi para pengusaha luar daerah. Yang diantaranya terbangunnya Hotel JW Marriot, belum lagi adanya investasi perumahan yang terus tumbuh.
” Ya ini menjadi kawasan investasi yang akan terus tumbuh dan berkembang, selain wilayah Desa Sukajaya Lempasing, dan Desa Hurun, juga Desa Sidodadi dan Desa Batu Menyan. Itu yang harus dipersiapkan oleh para Kepala Desa,” terang dia.

Dikegiatan tersebut, sejumlah pejabat Forkopimda Kabupaten Pesawaran juga turut serta termasuk Ketua TP-PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi.
Tumbuh kembangnya wilayah pesisir Kabupaten Pesawaran yang masif berlangsung mendapat tanggapan dari Agus Hermanto yakni salah satu pemerhati kebijakan pemerintah.
“Berkembangnya wilayah pesisir pesawaran kedepan dapat berpotensi tumpang tindih, perlu dilakukan penataan dan harus dibuat regulasinya. Kenapa, karena wilayah tersebut merupakan kawasan wisata yang bersebelahan langsung dengan markas tentara dimana ribuan personilnya ada didalamnya. Nah, jangan sampai nantinya timbul konflik kepentingan,” kata dia.
Oleh: Sapto firmansis






