Bupati Pesawaran Kukuhkan Duta  Baca

PESAWARAN-(PeNa), Bupati Dendi Ramadhona mengukuhkan Duta baca Kabupaten Pesawaran 2019 sekaligus mengumumkan pemenang lomba cerita tingkat SD/MI di Balai Desa Bagelen Kecamatan Gedong Tataan, Selasa (30/04).
Menurut Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, dengan adanya Duta Baca harus memiliki dampak positif bagi peningkatan minat baca.
“Dengan adanya Duta Baca Kabupaten Pesawaran saya harapkan tidak hanya menjadi simbol, tapi bisa berdampak pada akselerasi peningkatan minat baca di Kabupaten Pesawaran,” kata dia.
Ia menekankan, pihaknya juga akan berupaya untuk menstimulan stakeholder holder terkait guna meningkatkan minat baca di Kabupaten Pesawaran.
“Kedepan penganggaran operasional perpustakaan keliling akan kita tingkatkan apakah kendaraan ditambah atau insentif SDMnya kita tambah biar lebih semangat, kami siap menambah asalkan itu efektif, dan jangan memarkirkan kendaraannya saja,” tutur dia.
Selain itu, kata dia, semua OPD yang ada di Kabupaten Pesawaran juga harus mendukung gemar membaca.
“Ini juga akan kita mulai dengan dukungan semua OPD, khusus Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, merujuk dari fasilitas yang ada harus bisa mengatur operasional mobil perpustakaan keliling dengan baik, misalnya mengatur jadwal untuk kesekolah-sekolah ataupun ditempat keramaian,” katanya.
Untuk meningkatkan minat baca di Kabupaten Pesawaran Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona juga meminta dukungan Pemerintah Provinsi Lampung.
“Untuk menambah akselerasi daripada program membaca di Kabupaten Pesawaran, saya berharap dukungan Pemprov Lampung, karena Pesawaran masih butuh dukungan fasilitas membaca keliling, jadi kalau ada bantuan kami mohon diprioritaskan. Apalagi melihat perkembangan zaman kita harus bisa menyesuaikan,” tegas dia.
Duta Baca Kabupaten Pesawaran tahun 2019 Nanda Indira Dendi juga menanggapi bahwa dalam mengimplementasikan minat baca akan mengajak seluruh komponen masyarakat untuk mendukungnya.
“Ini menurut saya merupakan tantangan, karena Duta Baca merupakan salah satu public figure untuk meningkatkan minat baca di Kabupaten Pesawaran,” ucap dia.
Dijelaskannya, saat ini membaca bisa dilakukan dengan berbagai media. “Sebelumnya membaca identik dengan buku dan media cetak, tapi sekarang di era digital semua bisa mendapatkan informasi atau bahan bacaan baik menggunakan internet maupun televisi, tinggal kita bisa memilih mana informasi atau bacaan yang berguna dan positif,” jelas dia.
Ia pun menghimbau kepada masyarakat Pesawaran untuk bisa memiliki budaya membaca. “Saya mengajak seluruh lapisan elemen masyarakat untuk bersama-sama membiasakan membaca buku, mari jadikan perpustakaan daerah sebagai wahana wisata, setidaknya kita mulai dari lingkungan sekitar terlebih dahulu,” pungkas dia.
Oleh: sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *