
PESAWARAN-(PeNa), Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2017 di Gedung DPRD Pesawaran, Selasa (3/4).
Penyerahan tersebut dilaksanakan dengan Rapat paripurna DPRD Kabupaten Pesawaran dalam rangka penyampaian laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ).”Terima kasih atas semua masukan dan krikannya, semua untuk menyelaraskan pendapat dalam membangun Pesawaran yang lebih baik, ” kata dia.
Menurutnya, secara statistik capaian pembangunan dapat diukur secara kuantitatif diantaranya melalui pertumbuhan ekonomi, pendapatan domestik regional bruto (PDRB).”Pertumbuhan ekonomi kita mengalami kenaikan, dari 5,03 menjadi 5,07 persen. Sedangkan PDRB ada kenaikan dari Rp27,48 juta menjadi Rp29,83juta. Dan yang signifikan, turunnya angka tingkat pengangguran terbuka dari 7,27 menjadi 5,73 persen,” kata dia.
Diterangkan, selain hal tersebut juga terjadi penurunan pada persentase penduduk miskin dari 17,61 menjadi 17,31 persen. Bahkan, indek pembangunan manusia mengalami peningkatan dari Rp62,70 menjadi 63,47 persen.”Pembangunan sampai pada segala bidang telah kita capai. Untuk tingkat kemantapan jalan ada peningkatan dari 68,59 menjadi 80 persen. Insha Allah, tahun ini lebih menggeliat lagi karena ada beberapa guliran dana pusat yang kita terima, ” terang dia.
Pantauan PeNa, pada penyampaian LKPJ tersebut fraksi PDIP sangat keras menyoroti Dinas Kesehatan, Dinas PU, Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan dan Dinas Pariwisata. Sayangnya, pandangan umum yang disampaikan kurang jeli. Akibatnya, semua yang diutarakan hanya bisa diberikan keterangan oleh Bupati Dendi. Misalnya seperti kondisi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang dianggap angker dan ada atau tidaknya ijin operasi pada rumah sakit tersebut. PeNa-spt.






