Bupati Pesawaran Tekankan Tiga Poin Pada Musrenbang Di Empat Kecamatan

P E S A W A R A N – (PeNa), Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menekankan tiga poin pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Punduh Pedada, Marga Punduh, Padang Cermin dan Way Ratai,Kamis (22/02/2024).

 

Tiga poin yang dimaksud adalah sebagai berikut:

1. Agar para camat lebih cepat tanggap terhadap situasi dan kejadian yang ada di wilayahnya dengan senantiasa memantau situasi dan kondisi wilayahnya masing-masing.

2. Meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam yang sewaktu-waktu dapat terjadi di wilayah kita.

3. Agar senantiasa menjaga kondisi yang kondusif di wilayah masing-masing, sehingga pelaksanaan pembangunan dapat berkesinambungan.

Dendi juga menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan pelaksanaan Musrenbang Kecamatan pada hari ini, antara lain :

A. Kegiatan Musrenbang Kecamatan diharapkan menghasilkan output yang akurat berupa daftar usulan skala prioritas kegiatan pembangunan kecamatan tahun 2025;

B. Output data skala prioritas adalah sebagai penyempurnaan dokumen musyawarah perencanaan pembangunan Kecamatan tahun anggaran 2025 untuk diusulkan Kabupaten; dan

C. Mensinergikan usulan prioritas desa dengan aspirasi pokok pokok pikiran DPRD, khususnya dari daerah pemilihan kecamatan yang dimaksud.

“Selaras dengan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2021 tentang RPJMD Kabupaten Pesawaran Tahun 2021-2026, pada Tahun 2025 terdapat momentum pada tataran nasional, saat ini Pemerintah Pusat telah menyelesaikan Rancangan Teknokratik RPJMN Tahun 2025-2029 sebagai tahapan penting dari RPJPN Tahun 2025-2045,” kata dia.

“Karena menjadi RPJMN tahap pertama pencapaian target pembangunan dalam RPJPN dan arah kebijakan Teknokratik 2025-2029 yaitu penguatan fondasi transformasi,” imbuhnya.

Menurutnya, sebagai strategi dalam melaksanakan pencapaian sasaran visi Indonesia Emas 2045, penguatan fondasi transformasinya tersebut dijabarkan kedalam beberapa arah kebijakan, yaitu:

1. Transformasi Sosial, pemenuhan pelayanan dasar kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial.

2. Transformasi Ekonomi, hilirisasi SDA serta penguatan riset, inovasi, dan produktivitas tenaga kerja.

3. Transformasi Tata Kelola, kelembagaan tepat fungsi dan kolaboratif, peningkatan kualitas ASN, regulasi yang efektif, digitalisasi pelayanan publik, peningkatan integritas partai politik dan pemberdayaan masyarakat sipil.

4. Keamanan Daerah Tangguh dan Stabilitas Ekonomi Makro Daerah, perwujudan keamanan dan stabilitas daerah yang tangguh, peningkatan kapasitas fiskal daerah, serta penguatan pengendalian inflasi daerah.

5. Ketahanan Sosial, Budaya dan Ekologi, memperkuat ketahanan sosial, budaya dan ekologi sebagai landasan dan modal dasar pembangunan.

“Menyikapi hal tersebut, Kabupaten Pesawaran juga telah menyusun Rancangan Awal RPJPD Kabupaten Pesawaran Tahun 2025-2045 yaitu PESAWARAN Maju Berkilau, yang merupakan manifestasi dari Kabupaten Pesawaran Maju, Berdaya Saing, Berkelanjutan, dan Unggul,” ujar dia.

 

Berkenaan kebijakan pembangunan Kabupaten Pesawaran yang harus disinergikan dan dilaksanakan pada Tahun 2024 dan2025, diantaranya:

1. Peningkatan Iklim Investasi dan Berusaha yang Kondusif.

2. Pemerataan Infrastuktur Wilayah secara Berkelanjutan dan Berkualitas.

3. Peningkatan Kualitas SDM yang Sehat Jasmani dan Rohani,Cerdas, Unggul dan Berdaya Saing.

4. Mewujudkan Desa Mandiri sebagai Titik Berat Pembangunan berbasis Kemasyarakatan dan Potensi Lokal.

5. Peningkatan Tata Kelola Pemerintahan yang Efektif dan Layanan Publik yang Berkinerja Tinggi.

“Saya berharap rencana kerja yang diusulkan benar-benar merupakan isu strategis pembangunan di tingkat kecamatan dan  program atau kegiatan prioritas yang  mendesak di wilayah kerja saudara masing- masing, serta merupakan hasil kesepakatan yang dituangkan dalam Berita Acara hasil Musrenbang Kecamatan Tahun 2025,” tutur dia.

 

Ia pun menegaskan bahwa hasil kesepakatan tersebut selanjutnya masih memerlukan proses sinkronisasi dengan Rencana Kerja Tingkat Kabupaten yang akan dipertajam dalam Forum Perangkat Daerah dan Musrenbang Kabupaten yang akan dilaksanakan pada Bulan Maret.

 

Menanggapinya, salah satu tokoh masyarakat setempat mengatakan bahwa Musrenbang tersebut dilangsungkan dengan sejumlah usulan dan progres pembangunan kedepan agar lebih merata dan melanjutkan apa yang belum terealisasi pada tahun sebelumnya.

 

“Keterbatasan anggaran menjadikan kita harus mengutamakan program yang sifatnya prioritas dan urgent ditengah masyarakat. Utamanya harus selaras dengan program pembangunan pemerintah kabupaten sehingga bisa sinergi dan hasilnya berkualitas serta banyak manfaatnya,” kata dia.

 

Pada kegiatan tersebut, Ketua TP-PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi didampingi Bupati dan sejumlah jajarannya memberikan beberapa bantuan yang diantaranya adalah mesin peralatan dan kelengkapan untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

 

Oleh: Sapto firmansis

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *