Bupati Pringsewu Sebut Pembangunan Infrastruktur Sebagai Pondasi Utama, Faktanya ?

P R I N G S E W U -(PeNa), “SDM Unggul dan Kemandirian Ekonomi Lokal”, Tema tersebut menegaskan bahwa pembangunan daerah diarahkan pada penguatan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan daya saing daerah, serta pembangunan infrastruktur sebagai fondasi utama, termasuk dalam mendukung ketahanan pangan.

 

Demikian dikemukakan Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas saat memberikan sambutan pada upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Pringsewu Ke-17 di Lapangan Pemda, Senin (06/04/2026).

 

“Selama 17 tahun perjalanan sebagai daerah otonom, Kabupaten Pringsewu telah menunjukkan berbagai kemajuan di berbagai sektor pembangunan. Hal ini ditandai dengan peningkatan pembangunan infrastruktur jalan strategis untuk mendukung konektivitas wilayah dan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata dia.

 

Selain itu,lanjutnya, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pringsewu menunjukkan tren positif dengan capaian sebesar 5,44% pada awal tahun 2026. Peningkatan kualitas pelayanan publik juga terus dilakukan, yang dibuktikan dengan diraihnya predikat kualitas “Baik” dan opini kualitas “Tinggi” dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

 

“Capaian di bidang tata kelola pemerintahan juga terus diperkuat. Pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Pringsewu meraih penghargaan sebagai Badan Publik Informatif kategori Pemerintah Kabupaten/Kota dengan nilai 97,2. Penghargaan ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan transparansi dan keterbukaan informasi kepada masyarakat,” urainya.

 

Lalu,katanya, di sektor ekonomi kerakyatan, Pemerintah Kabupaten Pringsewu juga berhasil mengembangkan industri Mocaf sebagai produk unggulan berbasis hilirisasi singkong. Saat ini, produksi Mocaf telah berjalan di Sentra Mocaf Kecamatan Adiluwih dan dalam proses standarisasi di Sentra IKM Tulung Agung, dengan kapasitas pesanan mencapai 30 ton per bulan.

 

“Sementara itu, dalam bidang kesehatan, Kabupaten Pringsewu berhasil masuk dalam 50 kabupaten/kota berkinerja terbaik tingkat nasional dalam program percepatan penurunan stunting tahun 2025. Capaian ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas generasi masa depan,” ujar dia.

 

Menghadapi tantangan ke depan, Bupati Pringsewu menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap dinamika global yang dapat berdampak pada stabilitas ekonomi daerah. Untuk itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

 

Sejumlah langkah strategis yang menjadi fokus ke depan antara lain penguatan ketahanan pangan, menjaga stabilitas perekonomian daerah, mempertahankan daya beli masyarakat, mitigasi gangguan rantai pasok, efisiensi penggunaan BBM, penguatan hilirisasi industri, serta pembangunan komunikasi publik yang positif.

 

Bupati juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, masyarakat, maupun sektor swasta untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat kolaborasi dalam membangun Kabupaten Pringsewu.

 

Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, diharapkan Kabupaten Pringsewu akan semakin maju, makmur, adil dan berdaya saing, serta mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

 

Menanggapinya, Saefudin salah satu warga Pringsewu saat dikonfirmasi malah balik menanyakan kemajuan apa yang ditoreh Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas dalam kepemimpinannya ditahun pertama.

 

“Masyarakat bisa melihat kok, faktanya jalan masih pada rusak kalau hujan banjir dimana mana. Kalau memang ada prestasinya yang sangat bermanfaat bagi masyarakat,coba apa dan dimana?,” kata dia.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *