Bupati Tulang Bawang Peringati Nuzulul Quran Sambil Safari

TULANG BAWANG-(PeNa), Bupati Tulang Bawang Winarti melakukan peringatan Nuzulul Qur’an sekaligus safari ramadhan 1439 Hijriah di Masjid Nurul Iman Kampung Tunggal Warga Kecamatan Banjar Agung, Selasa (5/6).
Peringatan Nuzulul Qur’an yang dilaksanakan mengusung tema, Dengan Nuzulul Qur’an Mari Kita Tingkatkan Keimanan dan Ketakwaan Dalam Rangka Terwujudnya Iman yang Berakhlak Qur’an.
Dalam sambutannya, Winarti mengatakan bahwa Al-Qur’an merupakan petunjuk dan pedoman hidup manusia, karena mampu menjelaskan segalanya secara rinci maupun global yang diperlukan untuk memecahkan problematika kehidupan.
“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri Akhirat. dan janganlah kamu berbuat kerusakan dimuka bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan,” kata dia mengutip  QS Al Qashas: 77.
Diterangkan, bahwa makna yang terkandung dalam surat tersebut  harus dijadikan pedoman pada kehidupan keseharian.
“Ayat ini menjelaskan tentang cita-cita dan target hidup seorang muslim yaitu mendapatkan posisi yang terbaik di akhirat, namun ia tidak boleh melupakan dunianya, dan bercita-citalah untuk mendapatkan kebahagiaan dunia akhirat dan senantiasa menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidupnya,” terang dia.
Bupati yang akrab disapa Bunda Winarti tersebut menuturkan bahwasanya Al Quran merupakan sumber hukum kehidupan kaum muslimin. “Al-Qur’an mampu menjadi sumber hukum dalam kehidupan kaum muslimin. Sebab Al-Quran juga mengajarkan manusia untuk bersikap jujur dan berani mengatakan kebenaran,” tutur dia.
Di akhir sambutannya, Winarti mengajak kepada seluruh masyarakat yang beragama islam agar jangan memposisikan Al Quran menjadi simbol belaka.
“Dengan demikian, saya mengajak hadirin sekalian jangan sampai umat islam memposisikan Al-Qur’an hanya sebagai simbolitas belaka, akan tetapi Al-Qur’an wajib diambil sebagai pedoman seluruh umat manusia dan dapat digunakan sebagai kurikulum seluruh kehidupan yang mampu menjangkau masa silam dan masa depan,” tegas dia.
Hadir pada kegiatan tersebut diantaranya, jajaran Forkopimda Plus Kabupaten Tulang Bawang, para Pejabat Eselon II, III dan IV dilingkup Pemkab Tulang Bawang, para Camat beserta Uspika, para Kepala Kampung beserta aparatur, para Kepala BPK beserta anggota dan KH. Maulana Malik Ibrahim selaku penceramah, tokoh masyarakat, alim ulama serta tokoh adat dan tokoh pemuda. PeNa-edi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *