LAMPUNG SELATAN (PeNa) – Memasuki musim mudik Lebaran 1444 H yang puncaknya diperkirakan akan terjadi pada 19-21 April 2023 mendatang, berbagai upaya penanganan serta peningkatan kewaspadaan terus ditingkatkan pihak kepolisian. Termasuk pengamanan dari transaksi narkotika yang rawan terjadi di pintu-pintu masuk Provinsi Lampung.
Untuk mengantisipasi upaya penyelundupan narkoba ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Lampung Tim Gabungan Terpadu Polda Lampung meningkatan pemeriksaan di Seaport Interdiction Bakauheni, Lampung.
Pemeriksaan di Seaport Interdiction Bakauheni dilakukan dengan memeriksa setiap kendaraan pribadi maupun kendaraan angkutan barang yang patut dicurigai membawa narkoba.
Setiap kendaraan pribadi maupun kendaraan angkutan barang yang dicurigai membawa narkoba dilakukan pemeriksaan secara detail oleh Tim Gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba (Dit Resnarkoba) Polda Lampung, Polres Lampung Selatan dan Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni.
Barang-barang pribadi yang ada di dalam mobil diperiksa oleh polisi secara teliti. Dari koper berisi pakaian dan barang lainnya yang berada di dalam mobil tidak luput dari pemeriksaan polisi.
Dari pemeriksaan yang dilakukan terhadap sejumlah kendaraan pada Jumat (14/4/2023), petugas Seaport Interdiction Bakauheni tidak menemukan adanya kendaraan yang membawa narkoba.
Kepala KSKP Bakauheni, AKP Ridho Rafika menjelaskan, pemeriksaan di Seaport Interdiction Bakauheni tersebut merupakan kegiatan rutin, namun, pada arus mudik Lebaran 2023 ini kegiatan pemeriksaan tersebut ditingkatkan intensitasnya.
“Kegiatan pemeriksaan di Seaport Interdiction Bakauheni ditingkatkan untuk mengantisipasi tindak kejahatan dan upaya penyelundupan narkoba melalui pelabuhan Bakauheni pada momen arus mudik Lebaran,” kata AKP Ridho Rafika.
AKP Ridho Rafika menjelaskan, para pelaku penyelundupan narkoba akan memanfaatkan kelengahan polisi yang fokus dalam penanganan arus mudik untuk menyelundupkan narkoba dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni.
“Para pelaku akan mencari kesempatan dengan memanfaatkan arus mudik untuk menyelundupkan narkoba dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa dengan berbagai cara,” jelas AKP Ridho Rafika.
Menurut AKP Ridho Rafika, pada momen arus mudik Lebaran 2023 ini pihaknya terfokus pada operasi keselamatan dan kemanusiaan dengan mengerahkan semua personel untuk pengamanan di jalan menuju Pelabuhan Bakauheni maupun di dalam kawasan Pelabuhan Bakauheni.
“Semua personel yang kami kerahkan melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan untuk mengantisipasi tindak kejahatan dan penyelundupan narkoba melalui Pelabuhan Bakauheni,” ungkap AKP Ridho Rafika.
AKP Ridho Rafika mengungkapkan, modus penyelundupan yang dilakukan sindikat peredaran narkoba selalu dinamis, para pelaku selalu berganti-ganti modus untuk mengelabuhi polisi agar narkoba yang mereka bawa lolos dari pemeriksaan polisi di Seaport Interdiction Bakauheni.
“Para pelaku penyeludupan narkoba selalu berganti-ganti modus agar narkoba yang coba mereka selundupkan lolos dari pemeriksaan polisi. Modusnya beragam, baik menggunakan kendaraan pribadi, menggunakan kendaraan ekspedisi, berjalan kaki, namun kami selalu berupaya untuk memberantas semua itu supaya dapat kami ungkap,” pungkas AKP Ridho.
Sebelumnya, Tim Terpadu Polda Lampung berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 64 kilogram yang akan diselundupkan ke Pulau Jawa.
Upaya penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 64 kilogram berhasil digagalkan Tim Terpadu Polda Lampung di Seaport Interdiction Bakauheni, Lampung pada waktu yang berbeda dan modus berbeda.
Pada pengungkapan upaya penyelundupan sabu-sabu tersebut, modus pengiriman yang dilakukan para pelaku untuk mengelabuhi petugas yakni dengan memasukkan sabu-sabu kedalam AC Portable dan dimasukan ke dalam koper dan menggunakan kendaraan bus penumpang.
Pada pers rilis pengungkapan penyelundupan sabu-sabu sebanyak 64 kilogram tersebut, Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika menjelaskan, Provinsi Lampung menyatakan Provinsi Lampung masih menjadi rute favorit para pelaku peredaran narkoba untuk menyelundupkan narkoba melalui jalur darat.






