P E S A W A R A N – (PeNa), Sampai sekarang, berdasarkan data Satgas Covid-19 Kabupaten Pesawaran, saat ini total pasien terkonfirmasi mencapai 101 kasus dan kasus kematian hingga 58 pasien.
Demikian dikemukakan Ketua Pelaksana Satgas Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pesawaran sekaligus Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran Kesuma Dewangsa menanggapi informasi terakhir perkembangan penyebaran covid-19, Senin (07/06/2021).
Menurutnya, daerah Kabupaten Pesawarah masih berstatus zona orange meskipun ada peningkatan dengan bertambahnya zona merah hingga lima dari 11 kecamatan, lalu satu zona orange, tiga zona kuning serta dua zona hijau.
“Yang berzona merah itu ada di Kecamatan Way Lima, Kedondong, Tegineneng, Negerikaton, Gedong Tataan, kemudian Teluk Pandan zona orange, tiga zona kuning diantaranya Marga Punduh, Padang Cermin, Way Ratai, serta dua zona hijau yaitu Way Khilau dan Punduh Pedada,” kata dia.
Informasi yang dihimpun pelitanusantara.co.id di Kabupaten Pesawaran mengalami peningkatan dengan adanya lima dari 11 kecamatan zona merah ditambah dengan adanya pasien Ry (65) dan S (56) warga Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran yang meninggal akibat kasus covid-19 setelah sebelumnya dirawat di Rumah Sakit.
“Memang sebelumnya pasien dirawat, pasien Ry sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Urip Sumoharjo dan meninggal kemarin Minggu (06/06/2021) pukul 03.00 WIB, kalau S meninggal hari ini pukul 03.00 WIB di RSUD Pesawaran,” ujar dia.
Namun, pasien Ry masih menunggu hasil swab PCR dan keluarga telah bersedia jenazah dimakamkan dengan protokol covid-19.
“Pasien S hasil swab antigen sudah reaktif dan Swab PCRnya baru diperiksa, tapi keluarga menolak jenazah dimakamkan dengan protokol Covid yang ada,” ucap dia.
Selain adanya pasien meninggal, ia juga mengungkapkan adanya dua pasien baru yang terkonfirmasi covid-19 yaitu dari Kecamatan Kedondong dan Kecamatan Teluk Pandan.
Diketahui, dari data update covid-19, kasus kontak erat 213, probable 10, suspek 13, kematian probable 9, serta adanya pasien selesai isolasi sebanyak 831 pasien.
Oleh: sapto firmansis






