BANDARLAMPUNG-(PeNa), Pengurus Ikatan Khatib atau Dewan Masjid Indonesia (DMI) Lampung Ustadz Ahmad Dimyati mengaku banyak diberi masukan oleh Kapolda Lampung Irjend Pol Purwadi Arianto saat audiens di Mapolda setempat, Jumat (08/02).
Menurutnya, DMI bisa menjadi sarana untuk menyatukan umat muslim dari berbagai golongan.
“Banyak masukan yang di berikan Kapolda, diantaranya bisa menjadi sarana untuk menyatukan umat,” kata Ahmad Dimyati.
Dijelaskan, Khotib secara umum di Indonesia adalah pembicara yang tidak bisa di interupsi, baik secara hukum agama, mau pun ketimuran yang ada di Indonesia.
“Oleh sebab itu, Khatib harus bisa mawas diri dan sadar diri, bagaimana menyampaikan khubah-khutbah yang menyejukan dan menyatukan umat. Tidak usah menyampaikan hal-hal sifatnya perbedaan,” jelas dia.
Sebab, lanjut Ahmad Dimyati, jamaah yang ada dihadapan Khatib berasal dari berbagai kelompok, golongan dan seluruh elemen masyarakat.
“Sampaikan poin-poin yang general, sesuai dengan ajaran Agama Islam, untuk meningkatkan taqwa dan keimanan, ” tegas dia. PeNa-obin.






