BANDARLAMPUNG – (PeNa), Di tengah cuaca panas, minuman segar seperti es tebu semakin digemari masyarakat. Salah satu penjual es tebu di Jl. Fafifa Residence, Sabah Balau, yakni Isni, terus mengembangkan usahanya sejak memulai bisnis ini pada 2020.
Isni menjual es tebu murni dengan harga terjangkau, mulai dari Rp 2.000 hingga Rp 5.000 per gelas. “Setiap hari, saya bisa menjual 115 hingga 165 gelas, terutama di akhir pekan dan saat musim panas,” kata Isni (18/10/2024). Ia beroperasi setiap hari mulai pukul 06.30 hingga 17.00 WIB.
“Bahan utama es tebu berasal dari kebun sendiri. Saya menanam tebu di lahan kosong karena sulit mendapatkannya di pasaran,” jelasnya.
Isni juga mengungkapkan tantangan yang dihadapinya. “Saat musim panas, penjualan meningkat. Tapi saat musim hujan, pembeli menurun karena cuaca dingin,” tambahnya.
Meski persaingan bisnis es tebu cukup ketat, Isni tetap optimistis. “Banyak orang lebih suka yang alami, dan es tebu ini baik untuk pencernaan,” ujarnya. Ia pun berharap bisa membuka cabang baru di Sukarame jika usahanya terus berkembang. “Peluangnya besar, terutama di kota-kota besar,” tutupnya. (Annisa/Beti).






