BANDARLAMPUNG – (PeNa), Percobaan pencurian sepeda motor terjadi di Jalan P. Tirtayasa, Kecamatan Sukabumi, tepatnya di depan SMKN 5 Bandar Lampung, Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 00.20 WIB. Warga menggagalkan aksi tersebut.
Dua orang diduga terlibat dalam aksi pencurian sepeda motor Honda Beat yang terparkir di lokasi. Warga berhasil menangkap satu pelaku, sementara satu pelaku lainnya melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Saksi mata bernama Jusyadi mengatakan kejadian bermula saat dirinya berada di dalam ruko tempat ia bekerja. Ia mendengar suara mencurigakan dari arah sepeda motor yang terparkir di luar bangunan.
“Saya lagi di dalam, tiba-tiba dengar suara motor seperti sedang dibuka. Teman saya langsung keluar untuk mengecek,” kata Jusyadi saat ditemui di lokasi kejadian.
Saat rekannya memeriksa ke luar ruko, pelaku ternyata sudah mencoba membawa kabur motor milik atasannya. Pelaku langsung kabur setelah aksinya ketahuan dan menjatuhkan sepeda motor tersebut di lokasi.
Menurut Jusyadi, pelaku berjumlah dua orang. Salah satu pelaku lebih dulu kabur menggunakan sepeda motor. Sementara satu pelaku lain berusaha melarikan diri dengan berlari dari lokasi kejadian.
Rekan kerja saksi kemudian mengejar pelaku yang berlari. Seorang pengendara motor dari arah berlawanan ikut membantu menghadang. Motor pengendara tersebut sempat menabrak pelaku hingga terjatuh.
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berdatangan. Mereka kemudian menangkap pelaku yang terjatuh di jalan dan sempat meluapkan emosi hingga membuat pelaku mengalami luka di bagian wajah.
Video amatir yang beredar memperlihatkan pelaku dalam kondisi tertunduk. Wajahnya terlihat lebam dan kaki kanannya terluka setelah menjadi sasaran amukan sejumlah warga di lokasi kejadian.
Dalam video tersebut, pelaku mengaku bernama Alfi dan berasal dari wilayah Tanjung Bintang. Namun warga belum memastikan kebenaran identitas tersebut karena pelaku masih dalam kondisi terluka.
Petugas kemudian membawa pelaku, barang bukti, serta saksi ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, polisi masih menyusun kronologi lengkap serta identitas pelaku.






