Gubernur Ridho : Media Online Harus Mampu Terapkan Standar Etik Memberitakan Kebenaran

Bandar Lampung (PeNa)- peran media dalam kehidupan sosial bukan sekedar sarana diversion, pelepas ketegangan atau hiburan, tetapi isi dan informasi yang disajikan, mempunyai peran yang signifikan dalam proses sosial terutama dalam bersinergi dengan pemerintah guna menyajikan informasi yang mendidik serta kritik yang konstruktif, dikatakan Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo saat menghadiri Malam syukuran HUT ke-4 media online Duajurai.co, di Galeri Randu Mas, Bandar Lampung, Minggu (26/8) malam

Gubernur Ridho menegaskan, saat ini media online sudah menjadi kebutuhan masyarakat bahkan di Bumi Rua Jurai pertumbuhan media online di Provinsi Lampung  terus memperlihatkan perkembangan yang positif.

Ridho mengakui, media online mempunyai propek yang menjanjikan jika pengelolaan dan manajemen di lakukan secara profesional dan serius.

“Media Online hari ini sudah menjadi kebutuhan. Alhamdulillah pertumbuhan media online di Provinsi Lampung cukup menggembirakan, apalagi beberapa diantaranya digarap cukup serius, termasuk salah satunya Duajurai.co yang didirikan dan dikelola dengan cukup serius,” ucap Gubernur Ridho.

Portal berita duajurai.co menurut Ketua DPD Partai Demokrat Lampung dapat diterima oleh khalayak dan mempunyai pembaca setia, dengan hadirnya sejumlah tokoh penting menjadi bukti jika Media online tersebut mampu menjadi salah satu pilihan warga Lampung.

Gubernur Ridho juga menyatakan bahwa keberhasilan duajurai.co patut menjadi contoh dan panutan bagi media online lainnya yang hari ini tumbuh dengan berbagai tujuan. Namun dengan banyaknya media online yang hadir, duajurai.co tetap mampu bertahan, dan mampu menjadi standar etik dalam memberitakan kebenaran serta menjaga kepercayaan masyarakat.

Menutup sambutannya, Gubernur Ridho mengucapkan selamat ulang tahun ke-4 kepada seluruh jajaran duajurai.co, “Selamat kepada bang juwe dan jajaran, semoga tetap menjadi duajurai sesuai dengan niatan awal didirikannya, tidak berkurang menjadi satu jurai atau jadi tiga jurai, tetap bisa menjaga eksistensi ditengah-tengah kemajuan, dan menjadi pegangan masyarakat Lampung,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *