Bakauheni – (PeNa), Arus mudik Lebaran 2026 di lintasan Selat Sunda mulai meningkat tajam. Data Posko Angkutan Lebaran mencatat lonjakan penumpang dan kendaraan yang menyeberang dari Jawa menuju Sumatera pada H-6.
Selama 24 jam pada 15 Maret 2026, tercatat 134 trip kapal beroperasi dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara menuju Sumatera.
Jumlah penumpang yang menyeberang mencapai 88.791 orang, naik 44,7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 61.383 orang.
Kendaraan roda dua tercatat 5.996 unit atau melonjak 89,7 persen dari tahun lalu yang hanya 3.161 unit. Sementara kendaraan roda empat mencapai 10.705 unit, naik 27,2 persen dari 8.413 unit.
Adapun truk yang menyeberang tercatat 2.237 unit atau naik 14,2 persen dari tahun lalu sebanyak 1.958 unit. Sedangkan bus mencapai 852 unit, meningkat 61,7 persen dibandingkan 527 unit pada periode yang sama tahun lalu.
Secara total, kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H-6 mencapai 19.790 unit, naik 40,8 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat 14.059 unit.
Lonjakan Arus Mudik Mulai Terlihat
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni Partogi Tamba mengatakan lonjakan trafik penyeberangan sudah mulai terlihat sejak beberapa hari terakhir.
“Pergerakan pemudik dari Jawa menuju Sumatera pada H-6 menunjukkan tren peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun lalu,” kata Partogi.
Ia menyebut ASDP mengoptimalkan seluruh armada untuk menjaga kelancaran arus penyeberangan selama periode mudik Lebaran.
“Kami memaksimalkan kapal yang siap operasi agar pelayanan penyeberangan tetap lancar dan antrean kendaraan dapat terurai,” ujarnya.
Menurutnya, pengaturan distribusi kendaraan ke pelabuhan alternatif juga dilakukan untuk menghindari kepadatan di Merak.
“Distribusi kendaraan ke Ciwandan dan Bojonegara menjadi bagian dari strategi untuk menjaga arus kendaraan tetap bergerak,” jelasnya.
Partogi juga mengimbau masyarakat membeli tiket lebih awal melalui aplikasi Ferizy sebelum tiba di pelabuhan.
“Pengguna jasa kami minta membeli tiket secara online dan datang sesuai jadwal agar proses masuk pelabuhan lebih tertib,” tegasnya.
Sementara itu, dari arah sebaliknya, Posko Bakauheni mencatat 46.641 penumpang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H-6 atau naik 14,9 persen dibanding tahun lalu sebanyak 39.708 orang.
Jumlah kendaraan yang menyeberang tercatat 9.092 unit, meningkat 17,4 persen dibandingkan tahun lalu 7.747 unit.
Secara kumulatif sejak H-10 hingga H-6, penumpang dari Jawa ke Sumatera tercatat 287.802 orang dengan 68.816 kendaraan. Sedangkan dari Sumatera ke Jawa mencapai 183.820 penumpang dengan 40.870 kendaraan.






