Bakauheni – (PeNa), Pemerintah Provinsi Lampung mengapresiasi kunjungan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam meninjau arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Sabtu (28/3/2026). Kehadiran pemerintah pusat dinilai memperkuat pengamanan dan memastikan kelancaran mobilitas pemudik di pintu gerbang utama Sumatra.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyebut sinergi lintas sektor menjadi kunci terkendalinya arus balik tahun ini. Menurutnya, koordinasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder berjalan efektif di lapangan.
“Kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat inilah yang menjadi kunci. Dari kelancaran mudik dan balik, kita belajar membangun disiplin kolektif, rasa aman, dan saling percaya, sebagai pondasi peradaban yang baik menuju Indonesia Emas,” ujar Gubernur.
Pemprov: Sinergi Pusat-Daerah Jadi Kunci
Dalam peninjauan tersebut, Kapolri dan Menhub bersama jajaran Forkopimda mengecek langsung pos pelayanan, sistem antrean kendaraan, hingga pengaturan lalu lintas di kawasan pelabuhan. Hasilnya, kondisi arus balik di Bakauheni terpantau normal dan terkendali.
Kapolri menyatakan puncak arus balik secara nasional telah terlewati. Data menunjukkan kendaraan keluar Jakarta mencapai 2.946.891 unit, sementara yang kembali sudah 2.561.629 unit atau menyisakan sekitar 13,7 persen.
“Artinya secara umum kita melihat bahwa puncak arus balik sudah kita lewati, dan tinggal sebagian kecil yang masih bergerak. Mudah-mudahan seluruh masyarakat dapat kembali ke rumah dengan selamat,” kata Sigit.
Dari sisi keselamatan, angka kecelakaan lalu lintas juga menurun 7,8 persen dibanding tahun lalu, dengan korban meninggal turun dari 377 menjadi 265 jiwa.
“Ini menunjukkan kerja keras seluruh pihak dan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas,” tambahnya.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi turut mengapresiasi solidnya kerja sama lintas instansi dalam pengelolaan mudik dan arus balik tahun ini.
“Terima kasih kepada Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder yang telah bekerja keras. Hingga hari ini, pelaksanaan mudik dan arus balik berjalan dengan baik,” ujarnya.
Meski masih tersisa sekitar 30 persen pergerakan arus balik, pemerintah memastikan seluruh skenario pengendalian telah disiapkan dengan matang.
Sementara itu, data Ditlantas Polda Lampung mencatat angka kecelakaan di wilayah Lampung periode 13–25 Maret 2026 turun 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pemprov Lampung juga mengapresiasi masyarakat yang dinilai semakin tertib dan patuh terhadap aturan lalu lintas selama periode Lebaran.
Dengan peran strategis Pelabuhan Bakauheni, Pemprov Lampung menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna menjaga arus transportasi tetap aman, lancar, dan terkendali.






