Hasil Munaslub Golkar, Berpotensi Dicabutnya Rekom Arinal

Bandarlampung (PeNa)- Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar yang akan berlangsung 16 Desember mendatang dipastikan akan membuat perubahan yang signifikan salah satunya struktur organisasi hingga ke tingkat DPD I dan DPD II.

Namun yang paling riskan adalah DPD I Lampung, pelanggaran yang dilakukan Ketua DPD I Arinal Djunaidi atas Juklak 06 tentang penjaringan calon yang tengah memasuki masa sidang kedua di Mahkamah Partai dinilai sebagian kalangan akan berimbas pada dicabut nya rekomendasi Cagub oleh DPP Partai Golkar terhadap Arinal.

“Proses Arinal menjadi Ketua DPD I Golkar Lampung saat itu kan Posisi Ketua Umum masih Setya Novanto. Jadi, ketika Munaslub terlaksana otomatis perubahan besar terjadi terutama perombakan struktur Partai, baik tingkat DPP maupun daerah,” Kata Ketua Forum Penyelamat Kewibawaan Partai Golkar Lampung (FPKPGL), Indra Karyadi, Rabu (13/12).

Disinggung perubahan struktur DPD I Partai Golkar Lampung, Indra memastikan hal itu kemungkinan besar terjadi, apalagi jika Ketua Umum DPP terpilih hasil Munaslub bukan dalam barisan pendukung Setnov.

” Kalau ketua umum DPP Partai Golkar nantinya tidak satu gerbong dengan Setnov, maka tidak menutup kemungkinan, sekitar 80-90 persen akan ada Musdalub di Lampung dan provinsi lainnya. Terutama provinsi atau daerah yang menggelar Musdalub saat Setnov menjabat. ” ucapnya.

Dijelaskan Indra, Musdalub DPD I Lampung akan terjadi jika dua pertiga DPD II menginginkan adanya pergantian posisi ketua DPD I Partai Golkar Lampung, maka akan terjadi Musdalub.

“Ada 11 DPD II yang juga loyalis M.Alzier Dianis Thabranie siap mengusulkan Musdalub setelah terselenggaranya Munaslub. Tetapi Saya tidak bisa menyebutkannya, karena karakter politik kader partai Golkar kebanyakan main aman dan relatif menahan diri. Kita tunggul saja tanggal mainnya setelah Munaslub,” tandasnya.(BG)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *