Bandar Lampung (PeNa)-Kondisi keuangan Pemerintah Kota Bandar Lampung yang sedang mengalami defisit memaksa pemangku kepentingan mewajibkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kota Bandar Lampung untuk menyediakan ratusan aneka makanan bahkan hingga gerobak Siomay untuk memeriahkan acara peresmian Flyover Kemiling, Kamis, (25/01).
Dari informasi yang dihimpun, kuat dugaan salah satu Kepsek menerima perintah membawa makanan itu melalui pesan WhatsApp (WA) yang disinyalir dari nomor WA Kabid Dikmen Disdik Kota, Eka Afriana yang juga adik Ipar Walikota Bandar Lampung Herman HN.

Itu WA dari bunda Eka ke Kepsek,” ungkapnya.
Dalam pesan WA itu jelas memuat kewajiban masing-masing Kepsek untuk menyediakan makanan, dari ukuran memakai tampah hingga menggunakan Gerobak.
“Yth. Sdr. Ka. SMPN diharapkan menyiapkan snack per sekolah 4 tampah terdiri dari kacang rebus, pisang rebus, mantang rebus dan jagung rebus. Kecuali SMPN 2, 3, 13, 14, 26, 28. Masing2 sekolah Menyiapkan 1 grobag somay. Utk tampah Ditaroh di meja plastik oleh sekolah masing2. Tks.,” demikian pesan yang disampaikan ke Kepsek melalui WhatssApp.

Selain SMP se-Bandar Lampung, beberapa OPD juga dipaksakan untuk membawa makanan dalam persemian Flyover tersebut, salah satu staf Dinas Kelautan dan Perikanan Kota mengungkapkan jika instansi mereka diwajibkan menyediakan dua gerobak Siomay.
Sementara, Kabid Dikdas Disdikbud Kota Bandarlampung, Eka, saat hendak dikonfirmasi ke kantornya tidak berada ditempat.”Bundanya gak ada mas. Sedang di rumah dinas,” ujar salah satu stafnya.






