LAMPUNG SELATAN-(PeNa), Kerukunan umat beragama dapat mencegah paham radikalisme dan jadilah perempuan yang mampu menjadi agen perdamaian.
Demikian dikemukakan oleh Kepala Bidang Perempuan dan Anak Forum Koorsinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Lampung Endang Irawati, sekaligus Sekertaris Wilayah Muslimat NU saat berdialog dengan penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita Way Hui, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (20/07).
Menurut Endang, kerukunan itu penting, antarumat beragama dan suku, membangun rasa kebangsaan, tepa selira, saling tolong menolong.
“Karena sangat penting membina kerukunan antarumat beragama.
Hal tersebut juga dapat mencegah paham-paham yang masuk, yang bertujuan memecah belah bangsa, ” tutur dia.
Menurutnya, walaupun ibu-ibu masih di dalam Lapas, bisa juga sharing ke keluarga untuk selalu dekat dengan anak, jangan sampai ikut aliran garis keras, selalu menanamkan rasa kasih sayang dengan sesama, toleransi antarumat agama.
“Sebab lingkungan di keluarga sangat penting dalam mengedukasi anak,” ujar Endang.
Dalam kesempatan itu, ia juga berpesan agar jangan pernah galau hingga curhat di face book, selalu ceria optimis dengan hidup ini.
Adapun faktor pemicu radikalisme terorisme, menurut Endang, antara lain, wawasan agama yg sempit, memiliki sikap keras untuk mengubah ideologi negara yang dianggap tidak sejalan, dan ketiga adalah memaksa satu model agama sesuai dengan pahamnya.
Sebagai penutup, ia mengajak cntailah Indonesia, yang sangat beragam tapi satu jua, dan jadilah perempuan sebagai agen perdamaian.
Oleh:sapto firmansis






