Kebagusan I Rebut Juara Kontes Buah Durian Di Sungailangka

PESAWARAN-(PeNa), Hasil penilaian Dewan Juri memutuskan Apriadi dari Dusun Kebagusan I, Desa Kebagusan Kecamatan Gedong Tataan menjadi juara pertama pada kontes buah durian di Lapangan Desa Sungailangka, Kecamatan Gedong Tataan, Jumat (25/01).
Juara pertama bernomor peserta 27 tersebut menerima hadiah uang tunai 2,5 juta rupiah. Selanjutnya, Juara kedua diraih Burhanudin dari Dusun Triharjo Desa Kebagusan Kecamatan Gedong Tataan dengan nomor peserta 07 juga mendapat hadiah uang tunai 2 juta rupiah.
Lalu, pemenang ketiga jatuh pada nomor peserta 85 atas nama Tambunan dari Kecamatan Kedondong dengan menerima hadiah uang tunai 1,5 juta . Disusul kemudian juara ke-empat bernomor peserta 81 atas nama Eko Rahayu dari Desa Sungailangka dan menerima hadiah uang tunai 500ribu rupiah. Terakhir adalah peserta dengan nomor 112 atas nama Paiman dari Dusun X Desa Sungailangka dengan hadiah 250 ribu rupiah.
Dikontes tersebut duduk sebagai juri adalah Muhamad Reza Tirtawinata, Wisnu Triatmojo dan Fauzan. Kemudian juri kehormatan oleh Didik Mukrianto, Dendi Ramadhona dan Eriawan.
Dalam sambutannya, Bupati Dendi Ramadhona mengatakan bahwa kegiatan serupa dapat dilaksanakan ditempat lain. “Dalam waktu dekat,kegiatan serupa akan dilaksanakan di Desa Talang Mulya. Mudah-mudahan bisa juga dilaksanakan dibeberapa desa di wilayah Kabupaten Pesawaran, ” kata dia.
Dendi juga mengharapkan, Durian dapat diolah menjadi makanan yang lebih lezat dengan mengkombinasikan Coklat atau Durcok yaitu Durian Coklat.
Menyikapi hal tersebut, mewakili  PT GGF Fauzan mengatakan bahwa 114 peserta Kontes Buah Durian menunjukan potensi lokal buah durian harus dikembangkan.
“Buah durian setiap daerah berbeda rasanya, antara daerah satu dengan yang lain tidak sama. Untuk itu, alternatif pertama adalah mengembangkan bibit buah durian didaerah sebagai varietas lokal yang bagus dan unggul setempat, ” tutur dia.
Dijelaskan, kriteria penilaian adalah dari rasa, manis atau tidak, gurih atau tifak, manis atau tidak, atau ada rasa manis ahit. Kemudian ukuran, apakah bulat atau lonjong, daging harus tebal, biji kecil.
“Durian lokal banyak yang memiliki rasa bagus dari pada durian kelas dunia. Momentum ini sangat penting untuk terus dikembangkan. Bersama petani lokal, PT GGF siap memasarkan ke dunia luar, ” tegas dia. PeNa-spt.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *