Lampung Art Camp 2024: Kolaborasi Seni untuk Memajukan Budaya Lokal

BANDARLAMPUNG – (PeNa), Merayakan ulang tahun ke-31, Dewan Kesenian Lampung (DKL) sukses menggelar Lampung Art Camp selama tiga hari, dari 24 hingga 26 September 2024, di Wira Garden, Jl. Wan Abdurrahman, Batu Putuk.

Acara ini menjadi momen penting bagi seniman-seniman di Lampung untuk berkumpul, berbagi ilmu, dan memperkuat jaringan seni dan budaya.

Bacaan Lainnya

Dengan tema “Merayakan Tanah Lada, Menjalin Simpul Seni Budaya,” kegiatan ini dipimpin oleh Bagus S. Pribadi, Sekretaris DKL, yang menekankan pentingnya kolaborasi dalam dunia seni.

“Lampung Art Camp adalah wadah bagi para seniman untuk saling berbagi pengetahuan, pengalaman, serta ide-ide kreatif. Kami ingin mendorong perkembangan seni lokal di Lampung agar semakin maju dan dikenal luas,” jelas Bagus, saat ditemui di Wira Garden, Rabu (25/9/2024).

Acara ini diikuti oleh 150 seniman dari berbagai cabang seni, seperti sastra, tari, musik, film, dan seni rupa.

Tak hanya sekadar diskusi dan temu karya, Lampung Art Camp juga menghadirkan workshop interaktif bersama Daniel Rudi Haryanto, Head Program & Content Development dari Eagle Institute Indonesia, Metro TV, yang membahas cara mempromosikan seni melalui media sosial.

Daniel juga menyampaikan harapannya agar pemerintah daerah dan pihak swasta terus memberikan dukungan kepada seniman Lampung.

“Dari Lampung Art Camp, kami berharap muncul rekomendasi-rekomendasi yang bisa menciptakan ruang bagi para seniman untuk terus berkreasi, berinovasi, dan mengekspresikan karya-karya mereka dengan dukungan dari berbagai pihak,” ujarnya.

Tak hanya itu, acara juga dimeriahkan oleh berbagai pertunjukan seni kolaboratif yang memukau, menggambarkan kekayaan budaya Lampung yang dikemas dengan sentuhan modern.

Lampung Art Camp berhasil menyatukan para seniman dalam sebuah ekosistem kreatif yang diharapkan mampu mendorong kemajuan seni dan budaya lokal ke tingkat yang lebih tinggi.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa seni adalah alat penting untuk merayakan dan melestarikan identitas budaya, sekaligus menjadi jembatan untuk memperkenalkan kekayaan seni Lampung ke dunia luar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *