Bakauheni – (PeNa), Layanan darurat 110 kembali membuktikan efektivitasnya saat arus mudik dan balik Lebaran 2026. Berawal dari laporan seorang pemudik, polisi di Pelabuhan Bakauheni bergerak cepat dan menyelesaikan masalah hanya dengan alat sederhana: ranting kayu.
Kepala KSKP Bakauheni, AKP Ferdo Elfianto, mengatakan laporan itu masuk saat seorang pemudik dari Pulau Jawa mengalami kendala kunci mobil tertinggal di dalam kendaraan, tak jauh dari area pelabuhan.
“Kami menerima laporan dari layanan 110 terkait pemudik yang kunci mobilnya tertinggal di dalam kendaraan di sekitar Pelabuhan Bakauheni,” kata Ferdo, Kamis (26/3/2026).
Mendapat laporan tersebut, petugas langsung bergerak ke lokasi. Ferdo bahkan turun langsung memimpin penanganan di lapangan.
“Begitu laporan masuk, kami langsung menuju TKP dan saya sendiri memimpin anggota untuk membantu pelapor,” ujarnya.
Di lokasi, polisi memastikan kondisi dan mencari solusi cepat tanpa harus menunggu bantuan teknisi. Dengan peralatan seadanya, anggota mencoba menjangkau kunci dari dalam mobil.
“Anggota kami hanya menggunakan alat sederhana seperti ranting kayu dan penjepit untuk meraih kunci di dalam mobil,” jelasnya.
Upaya sederhana itu ternyata efektif. Dalam waktu singkat, masalah pemudik tersebut berhasil diatasi tanpa perlu membongkar kendaraan.
“Alhamdulillah, dalam waktu sekitar 5 sampai 10 menit kunci berhasil diambil dan kendaraan bisa digunakan kembali,” tegas Ferdo.
Layanan 110 Jadi Andalan di Jalur Mudik
Ferdo menyebut, selama Operasi Ketupat Krakatau 2026, pihaknya telah beberapa kali menerima laporan melalui layanan 110, mulai dari kendaraan mogok hingga kendala teknis di perjalanan.
“Selama operasi ini, sudah ada tiga laporan yang masuk melalui 110 dan semuanya bisa kami tindak lanjuti dengan cepat di lapangan,” katanya.
Ia pun mengimbau pemudik agar tidak ragu memanfaatkan layanan darurat tersebut jika mengalami kendala di perjalanan.
“Silakan masyarakat manfaatkan layanan 110 atau pos polisi terdekat, karena kami siap memberikan pelayanan 24 jam untuk membantu pemudik,” pungkasnya.






