Mahasiswa Minta Pemerintah Baru Prioritaskan Reformasi Pendidikan dan Kesejahteraan Guru

BANDARLAMPUNG – (PeNa), Pelantikan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden, Minggu (20/10/2024), disambut antusias oleh mahasiswa.

Mereka berharap pemerintahan baru fokus pada reformasi di berbagai sektor, khususnya pendidikan dan kesejahteraan guru.

Bacaan Lainnya

Haris Munandar, mahasiswa semester 7 jurusan Komunikasi Penyiaran Islam, menyatakan pentingnya kesejahteraan guru.

“Guru adalah elemen penting dalam pendidikan. Dengan kesejahteraan yang baik, generasi mendatang akan berkembang lebih optimal,” ujarnya saat ditemui di Kampus UIN, Senin (21/10/2024).

Haris juga menyoroti pentingnya peningkatan gaji dan pengurangan beban administrasi guru.

 

Pemerataan Akses dan Adaptasi Teknologi di Pendidikan

Mahasiswa lain, Junaidi dari jurusan Hukum Tata Negara, menekankan perlunya pemerataan akses pendidikan.

“Pemerintah harus meningkatkan kualitas pendidikan, mulai dari kurikulum hingga fasilitas, terutama di daerah terpencil,” ungkapnya.

Menurut Junaidi, akses pendidikan yang merata sangat penting untuk membangun generasi berdaya saing tinggi.

Mariza, mahasiswa Hukum Tata Negara, menekankan pentingnya pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Pendidikan harus mengikuti perubahan. Literasi digital dan penguasaan teknologi harus diperhatikan oleh pemerintah,” kata Mariza.

Ia juga mengusulkan agar pendidikan vokasi ditingkatkan untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi dunia kerja.

 

Harapan untuk Pendidikan Agama dan Fasilitas Pendidikan di Daerah Tertinggal

Laisa Istiana, mahasiswa PAI semester 7, menambahkan bahwa pendidikan agama harus lebih holistik dan relevan dengan perkembangan zaman.

“Pendidikan agama yang modern penting untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia dan siap menghadapi tantangan global,” ujarnya.

Laisa juga berharap adanya peningkatan infrastruktur pendidikan di daerah tertinggal.

Lusiana, mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab, berharap pemerintah dapat menanggulangi kejahatan dan membawa Indonesia menuju kemajuan.

“Saya berharap pemerintah bisa menjalankan amanah dengan baik dan adil,” katanya.

Selain itu, ia menyoroti masalah minimnya fasilitas pendidikan di daerah terpencil.

Secara keseluruhan, para mahasiswa berharap pendidikan menjadi prioritas utama pemerintahan baru.

Reformasi pendidikan yang komprehensif, peningkatan kesejahteraan guru, pemerataan akses, dan adaptasi terhadap teknologi dinilai sebagai kunci untuk mencetak generasi yang siap bersaing di masa depan.

Laisa menutup dengan harapan, “Jika kesejahteraan guru dan akses pendidikan diperbaiki, Indonesia bisa mencetak generasi emas yang cerdas dan berakhlak, mampu bersaing secara global.” tutup Laisa . (Wina/Ina).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *