Marak Pencurian Sepeda Motor, Tomas Minta Polisi Tingkatkan Kinerjanya

P E S A W A R A N – (PeNa), Maraknya aksi pencurian sepeda motor disejumlah parkiran  minimarket dan jalan raya, salah satu Tokoh Masyarakat Erland Syofandi meminta kepolisian setempat meningkatkan kinerjanya dalam memberikan rasa aman ditengah masyarakat.

 

Menurutnya, beberapa oknum kepolisian terlihat kerap hanya mengambil poto saat menjalankan tugasnya kemudian pergi. Hal tersebut sering dilihatnya ketika dijalan dan diperkampungan.

 

“Saya sering lihat oknum ya, datang lalu poto poto dan pergi. Entah seperti saat patroli dipertokoan dijalan diperkampungan maupun pagi hari saat mengatur lalulintas,” kata Erland, Senin (10/06/2024).

 

Ia meminta tulisan melayani melindungi dan mengayomi yang ada di markas kepolisian hendaknya diimplementasikan pada tugas kesehariannya sehingga masyarakat merasa aman.

 

“Tingkatkan rasa aman ditengah masyarakat dengan sering melakukan patroli dan menyikapi laporan masyarakat terkait kehilangan,sehingga masyarakat merasa terlayani,” ujar dia.

 

Untuk diketahui,sejumlah kasus pencurian sepeda motor di Bumi Andan Jejama kerap terjadi. Meski para pelaku telah terekam Closed-Circuit Television (CCTV) namun tidak membuat aksi kejahatan tersebut surut.

 

Diantaranya, beberapa waktu lalu yang terjadi di parkiran minimarket Indomaret Desa Bernung dan teranyar terjadi lagi di parkiran  minimarket Alfamart Dusun Sinar Negeri, Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan dekat kuburan cina, Minggu (09/06/2024) sekira pukul 18.48 WIB kemarin.

 

Sepeda motor tersebut raib ketika ditinggalkan pemiliknya berbelanja di minimarket tersebut. Waktunya juga tidak membutuhkan durasi yang lama, hitungan detik para pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor yang diincarnya.

 

Salah satu korban yang bernama Ishak menceritakan kronologis pencurian bermula saat anaknya sedang berbelanja di Alfmart didekat rumahnya yakni di Dusun Sinar Negeri Desa Negeri Sakti.

 

“Ya, saat itu anak saya lagi belanja di sana,lalu, tidak sampai lima menit sedang di dalam (Alfamart) saat keluar motor sudah tidak ada lagi,” kata Ishak melalui sambungan salularnya.

 

Sepeda motor tersebut berada tepat di parkiran depan Alfamart. Dia menyebut, sepeda motor yang hilang dicuri adalah jenis matic  dengan merek Honda Beat bernomor polisi BE 5378 RX warna hitam.

 

“Pasca kejadian, langsung kita laporkan ke Polres Pesawaran. Mudah-mudahan lekas terungkap,sehingga pelaku tidak melakukan aksinya lagi dan tidak ada lagi korban seperti saya,” kata dia.

 

Menanggapinya, Uri salah satu warga sekitar juga berharap kepolisian dapat mengungkap aksi pencurian sepeda motor hingga tuntas sehingga para pelaku lainnya kapok dan enggan beraksi di Kabupaten Pesawaran.

 

“Kemarin juga sama, motor di parkiran Indomaret  Bernung dimaling juga. Nah, ini  kalau tidak terungkap, pasti akan menjadi langganan bagi para pelaku atau bahkan bisa membawa pelaku kejahatan lain untuk beraksi disini. Tapi, kami percaya dengan Pak Polisi di Pesawaran,insha Allah bisa menangkap para pelaku,” kata dia.

 

Informasi yang didapat, beberapa waktu lalu juga pernah terjadi aksi tindak pencurian  yang dilakukan dengan kekerasan di sekitaran Tegineneng. Tepatnya di jalan raya yang menuju Kota Metro.

 

“Kemarinnya juga ada pembegalan di jalan raya antara Tegineneng ke arah Metro, korban dirudapaksa dan diambil sepeda motor yang dikendarainya. Pelaku juga belum terungkap,” kata Kiki salah satu pengendara sepeda motor yang kerap melintas dijalan tersebut.

 

Sampai ditulis berita ini,Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy belum dapat memberikan tanggapannya. Meski dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp dan ditelpon juga belum meresponnya.

 

oleh: Sapto firmansis

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.