PDI Perjuangan Gelar Kursus Politik Pancasila Jiwa dan Kepribadian Bangsa

JAKARTA (PeNa) -Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia (PDI)  Perjuangan menggelar kursus politik pancasila jiwa dan kepribadian bangsa. Kursus yang dimulai Minggu (13/8) tersebut dibuka langsung oleh Ketua Umum PDI Perjuangan,  Megawati Soekarnoputri.

Digelarnya acara tersebut merupakan salah satu tanggung jawab pada bangsa dan negara dan mencermati pertarungan ideologi saat ini, mengadakan Kursus Politik Pancasila Jiwa dan Kepribadian Bangsa.

Bacaan Lainnya

Kursus diikuti oleh 101 peserta wartawan termasuk seluruh media mainstream. “Konsepsinya sederhana, bgmn Partai membangun ruang dialog; membangun jembatan persaudaraan dengan pers sebagai pilar ke empat demokrasi. Bung Karno (BK) sendiri menegaskan bahwa peradaban sebuah bangsa diukur dari kematangan jiwa dr insan persnya,” ujar Bambang Suryadi, yang merupakan salah satu guru kader DPP PDI Perjuangan.

Acara diawali dengan Pancasila sebagai kepribadian bangsa oleh Moh Sobari. Kemudian DR. Acmad Basarah memaparkan aspek historis dan yuridis pemikiran Pancasila berdasarkan disertasinya. Prof Haryono dari UKP PIP memerkuat agenda pembumian Pancasila, mengungkapkan “keteladanan para pendiri bangsa guna memastikan bagaiman Pancasila sungguh hidup dan menjiwai keputusan politik untuk Indonesia Raya,”.

Pancasila dalam praktek dalam perspektif politik, ekonomi kerakyatan dan kebudayaan disampaikan sangat baik oleh Bung Hendi yang merupakan Walikota Semarang, Azwar Anas Bupati Banyuwangi, dan Hasto Wardoyo Bupati KulonProgo.

Puncaknya adalah arahan Ketua Umum PDI Perjuangan,  Megawati Soekarnoputri dilanjutkan tampilan penyanyi cilik Shannon. Dengan suara merdunya, Shannon menyuarakan rasa cinta pada tanah air. Sebab Pembumian Pancasila perlu cipta rasa dan daya imajinasi yang kental rasa patriotismenya.

Dalam pelaksaan kursus tersebut,  peserta dibagi menjadi lima kelompok untuk membahas masing-masing Sila dalam Pancasila.

Selanjutnya peserta dari kalangan pers tersebut akan mengekspresikan Pancasila dalam Karya Jurnalistik selama 3 bulan. Kursus Politik Pancasila ini terus akan dilakukan untuk Pemuda dan Mahasiswa; Pelaku Sosial Media; perempuan dll.

“Intinya Partai membuka diri membangun komitmen untuk membumikan Pancasila; menggalang kekuatan merah putih dan yang terpenting menggelorakan ajaran BK dalam seluruh bidang kehidupan,” tegasnya. Ist

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *