PESAWARAN-(PeNa), Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Pesawaran segera menggelar tes penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Demikian dikemukakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pesawaran Kesuma Dewangsa, Selasa (22/10/2019).
Menurutnya, Kabupaten Pesawaran mendapatkan formasi CPNS dari pemerintah pusat sebanyak 230 orang. Angka tersebut lebih banyak dari pada yang diusulkan.
“Untuk tes CPNS dalam waktu dekat segera kita laksanakan, tinggal menunggu petunjuk teknisnya saja dari pemerintah pusat. Nah, informasi sementara dari Kemenpan RB, bahwasannya Kabupaten Pesawaran mendapatkan formasi CPNS sebanyak 230 pada tahun 2019 ini,” kata dia.
Diketahui, sebelumnya Pemda Kabupaten Pesawaran mengajukan usulan 170an pegawai. Namun ada sedikit perubahan terkait komposisi penerimaan CPNS pada kali ini.
“Jumlah formasi yang kita terima itu semuanya adalah formasi CPNS tidak ada yang P3K, meskipun pada usulan sebelumnya kita diminta pusat untuk mengusulkan formasi CPNS 30 persen dan P3K 70 persen, tapi kita juga diinformasikan oleh Pemerintah Pusat untuk bersabar terkait penerimaan P3K, makanya kita minta kepada teman-teman P3K untuk sedikit bersabar,” ujarnya.
Kesuma juga merinci, bahwa untuk angka tersebut terdiri dari 124 pegawai untuk formasi tenaga pendidikan. Lalu, 38 pegawai tenaga kesehatan dan 68 pegawai tenaga teknis.
Melengkapinya, Kepala BKPSDM Kabupaten Pesawaran Sunyoto mengatakan, saat ini jumlah PNS yang ada di Kabupaten Pesawaran dinilai belum maksimal.

“Saat ini jumlah PNS yang ada di Kabupaten Pesawaran sebanyak 4.652 pegawai, sedangkan jumlah ideal PNS yang kita butuhkan itu sekitar 5.800 pegawai, jadi kurang lebih kita masih membutuhkan 1.221 PNS lagi,” tutur dia.
Ia menegaskan, belum tercukupinya angka ideal PNS di Bumi Andan Jejama tidak menghalangi pelayanan masyarakat secara maksimal.
“Jumlah PNS yang ada sekarang pun tetap maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Memang belum ideal,namun semua itu masih dapat disiasati dengan kondisional tugas dan fungsinya. Artinya,tidak ada masalah, ” tegas dia.
Oleh: sapto firmansis






