Pesawaran Bersholawat, Habib Umar Ajak Masyarakat Berdoa Bersama

P E S A W A R A N -(PeNa), Pesawaran bersholawat, Habib Umar Bin Muhdor Al Hadad mengajak seluruh masyarakat Bumi Andan Jejama memanjatkan doa bersama untuk para pemimpinnya.

 

Hal tersebut disampaikan pada rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pesawaran ke-17 dengan melantunkan sholawat dan pengajian Akbar di Masjid Ar Royyan di  Islamic Center kabupaten setempat, Selasa (23/07/2024) malam.

 

“Kita bersama-sama berdoa untuk bupati dan seluruh jajaran beserta masyarakat Kabupaten Pesawaran semoga diberkati dan diberi keberkahan. Pada usia kabupaten Pesawaran yang ke-17 ini, semoga apa yang dicita-citakan, yang menjadi hajat kita semua dapat terkabul, dijauhkan dari mara bahaya, kesusahan serta selalu diberikan kesejahteraan,” kata dia.

 

Hadir pada kegiatan tersebut diantaranya,  Forkopimda Kabupaten Pesawaran, Staf Ahli, Asisten, Jajaran Kepala OPD, seluruh Anggota TP PKK kabupaten Pesawaran, para Camat, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Pesawaran, Ketua Majelis Ulama Indonesia, Baznaz, Ketua MPAL Kabupaten Pesawaran dan Para Pimpinan Pondok Pesantren Bumi Andan Jejama.

 

Dikesempatan tersebut, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan bahwa  Pesawaran Bersholawat yang dipimpin Habib Umar bin Muhdor Al Hadad itu merupakan rangkaian memperingati hari jadi Kabupaten Pesawaran ke -17.

 

“Pesawaran Bersholawat ini merupakan salah satu rangkaian acara HUT Pesawaran yang jatuh pada tanggal 17 Juli kemarin. Pesawaran genap berusia 17 tahun yang diartikan sudah beranjak dewasa,” kata dia.

 

Dendi juga mengajak menyambut HUT Pesawaran dengan rangkaian-rangkaian kegiatan yang bermanfaat seperti pada malam hari ini.

 

Ia pun mendoakan agar Kabupaten Pesawaran dapat menjadi kabupaten yang sejahtera dan lebih maju.

 

“Semoga kita semakin mandiri dan Pesawaran menjadi kabupaten yang sejahtera. Mari kita semua untuk selalu optimis dan positif agar kabupaten kita ini dapat menjadi kabupaten yang sejahtera dan lebih maju lagi serta dijauhkan dari mara bahaya, bala dan bencana,” tutur dia.

 

oleh: Sapto firmansis

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *