Polisi Segera Tangkap Penganiaya Ketua MUI Pesawaran

 

PESAWARAN-(PeNa), Enam orang saksi telah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik kepolisian, berikutnya adalah memanggil terlapor yang diduga sebagai pelaku penganiayaan kepada Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI)  Kabupaten Pesawaran Endang Zainal Khaidir. Demikian disampaikan Kapolres Pesawaran AKBP Staiful Wahyudi usai membesuk korban di Rumah Sakit Umum Daerah Pesawaran, Senin (10/9).

Menurutnya, korban yang merupakan ustadz kondang di Pesawaran tersebut melaporkan kejadian penganiayaan pada Sabtu (8/9).”Ya, kita terima laporan terkait dugaan penganiayaan yang terjadi di Desa Ketapang Kecamatan Teluk Pandan pada Sabtu kemarin. Dan, hari ini kita sudah meminta keterangan sekitar enam saksi. Baru kemudian kita lakukan pemanggilan kepada terlapor, ” ujar dia.

Dijelaskan, kasus dugaan penganiayaan dengan korban Ketua MUI tersebut terus diusut guna pengungkapan. “Ini bukan soal lama atau tidaknya, siapapun korbannya jika melapor ke kepolisian maka segera ditindaklanjuti. Memang tugas kepolisian untuk hal yang demikian, nah pada kasus ini kita berharap untuk segera terungkap dan korban juga lekas pulih kesehatannya. Tadi kita lihat masih sedikit trauma, dan secara fisik memang sudah mulai pulih, ” jelas dia.

Diketahui, Ketua MUI Pesawaran tersebut diduga dianiaya dan dikeroyok oleh HN dan oknum Ketua salah satu perguruan pencak Tingkat Provinsi Lampung berinisial P. Informasi yang dihimpun, kedua pelaku merupakan orang suruhan salah satu bakal calon legislatif yang merasa terganggu privacy nya berinisial S. PeNa-spt.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *