Respon Kesusahan Anak Yatim, Kapolres Pesawaran Berikan Bantuan

 

P E S A W A R A N – (PeNa), Merespon cepat atas viralnya Preliyan (11) warga Kecamatan Way Khilau yang harus kesusahan memenuhi kebutuhan hidup dan sekolah, Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo langsung memberikan bantuan tali asih dan kelengkapan sekolah serta mengajaknya bermain.

Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo mengatakan bahwa kepedulian yang dilakukan pada Preliyan merupakan hal yang lumrah dan kerap dilakukannya sebagai makhluk sosial. Dan, hal tersebut juga bentuk kepedulian Polri sebagai perisai ditengah masyarakat Bumi Andan Jejama.

“Sebagai manusia kita harus peduli dengan sesama, terlebih kepada anak di bawah umur yang memerlukan bantuan. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Respect Peduli Lampung yang telah memberikan bantuannya kepada Preliyan, serta saya berharap agar kita sebagai masyarakat Kabupaten Pesawaran khususnya sebagai manusia harus lebih peduli kepada sesama manusia,” kata dia, Selasa (28/02/2023).

Untuk diketahui, Preliyan viral di media sosial melalui akun tik tok dengan vidio pendek yang sedang menangis saat menjajakan dagangannya namun belum laku terjual. Kesedihan nampak setelah ia melakukan doa di pusaran makam ayahnya seolah mengadu beban hidupnya yang sangat berat, terlebih ibunya telah meninggalkannya karena mengidap sakit gangguan jiwa di Bogor.

Namun, dengan semangat yang tinggi Preliyan yang masih mengenakan baju seragam SD Negeri tersebut tetap melangkahkan kaki dengan sepatu usang dan jempol kakinya keluar sambil berkeliling berjualan setelah selesai mengikuti jam pelajaran di sekolah SDN Way Khilau.

Melihat dan mengetahui hal tersebut, Polres Pesawaran bertindak cepat sebagai Perisai Pesawaran datang berkunjung dalam rangka berbagai tali asih. Melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Pesawaran yang dipimpin Aiptu Feri Ariansori beserta tiga personil lainnya kemudian mengunjungi Preliyan dirumahnya.

“Kehadiran Polres Pesawaran sebagai Perisai Pesawaran untuk memberikan semangat serta tali asih kepada Preliyan dan sebagai Perisai Pesawaran kami akan selalu ada ditengah masyarakat,” ujar dia.

Diterangkan, selain tali asih bantuan yang diberikan juga berupa kelengkapan sekolah yang pembelanjaannya dilakukan bersama Perliyan sekaligus mengajaknya jalan jalan guna menghiburnya.

“Preliyan kita ajak jalan jalan sekaligus belanja kelengkapan sekolah seperti tas sepatu dan baju serta kebutuhan lainnya. Semoga dapat bermanfaat dan membuatnya merasa tidak sendiri,” tutur dia.

Kondisi Preliyan memang sangat menggugah perasaan dan hati manusia yang masih memiliki rasa kepedulian dengan sesama. Meski telah viral di jagad maya, Pemerintah Desa Kota Jawa Kecamatan Way Khilau dimana ia hidup bersama pamannya belum terkonfirmasi apakah sudah ada perhatian atau penanganan yang dilakukan. Pasalnya, Kusnadi selaku Kepala Desa setempat belum dapat dihubungi.

“Memang Pak Kades orangnya agak susah dihubungi, Bang, ” kata warga setempat.

Oleh: sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *