BANDARLAMPUNG – (PeNa), Ribuan jamaah memadati Markas Kodam XXI/Raden Inten saat pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026). Suasana khidmat terasa sejak pagi, terlebih saat warga disambut jajaran kehormatan prajurit TNI ketika memasuki kawasan Kodam.
Pelaksanaan Salat Id berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Bertindak sebagai imam dan khatib yakni KH. M. Ari Wibowo, Lc., M.Pd.I.
Dalam sambutannya, Pangdam XXI/Raden Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang hadir memadati lokasi.
“Kami sangat bersyukur, ribuan jamaah bisa hadir bersama-sama melaksanakan Salat Id di Kodam. Ini menjadi momentum kebersamaan yang luar biasa antara TNI dan masyarakat,” ujar Kristomei.
Pangdam Tekankan Kebersamaan TNI dan Rakyat
Ia menegaskan, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan keagamaan di lingkungan Kodam menjadi bukti kuatnya hubungan emosional antara prajurit dan rakyat.
“Kodam bukan hanya milik prajurit, tetapi juga bagian dari masyarakat. Kebersamaan seperti ini harus terus kita jaga dan perkuat,” katanya.
Selain itu, Kristomei juga menyoroti pentingnya momentum Idul Fitri sebagai ajang mempererat persatuan dan saling memaafkan.
“Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi juga saat yang tepat untuk memperbaiki diri, mempererat silaturahmi, dan memperkuat persatuan bangsa,” ucapnya.
Ia pun memastikan kegiatan serupa akan terus dibuka untuk masyarakat ke depan.
“Kami ingin Kodam selalu terbuka bagi masyarakat, tidak hanya dalam pengamanan, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan keagamaan,” tambahnya.
Panitia mencatat selama Ramadan terkumpul zakat fitrah Rp 26,5 juta dan 579,5 kg beras, zakat mal Rp 29,7 juta, fidyah Rp 600 ribu, serta infak Rp 2,1 juta. Seluruhnya telah disalurkan kepada mustahik.
Usai Salat Id, Pangdam bersama keluarga dan jajaran Kodam menggelar halal bihalal di Aula Kodam, disambut antusias warga yang memanfaatkan momen tersebut untuk bersilaturahmi.






