PESAWARAN-(PeNa), Terkait tindak pidana pencurian pada lima kantor dinas dilingkungan pemerintah Kabupaten Pesawaran, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) sebut tidak menjaga keamanan dalam kantor dinas masing-masing.Pelaksana tugas (Plt) Kepala Satpol PP Kabupaten Pesawaran, Effendi mengaku pihaknya hanya menjaga keamanan lingkungan komplek pemerintahan setempat.”Kami hanya menjaga keamanan lingkungan kantor pemerintahan,bukan pada dalam kantor dimasing-masing satker, ” kata dia, Rabu (19/7).
Effendi menuturkan bahwa potensi untuk pencurian memang ada dilingkungan pemda. Hal ini lebih disebabkan letak perkantoran yang tidak memiliki pagar keliling dan kondisi gelap pada malam hari. “Ya potensi kemalingan memang ada, selain tidak ada pagar keliling, kalau malam penerangan juga kurang. Sehingga kondisinya gelap, apalagi lingkungan luar kantor masih hutan dan kebon, ” tutur dia.
Untuk keamanan, Sat Pol PP mengerahkan 18 personil siang malam guna menjaga keamanan dilingkungan kantor pemda.”Kalau jumlah anggota semua ada 600 personil. 23 pegawai negeri sipil dan sisanya tenaga kontrak. Nah, untuk mengamankan kondisi lingkungan kantor pemda baik siang maupun malam, kami sudah kerahkan 18 personil yang setiap satu jam sekali melakukan patroli, ” ujar dia.
Terkait adanya pencurian yang baru saja terjadi, Effendi mengaku sudah memeriksa anggota yang berjaga.”Terkait ada pencurian, anggota yang berjaga sudah kita periksa. Dan memang mereka sudah melakukan tugas dengan baik, artinya sesuai dengan standar yang kita berikan,” kilah dia.
Diketahui, pada sekitar Rabu dinihari telah terjadi pembobolan oleh kawanan pencuri dikantor Dinas Kominfo, Dinas PU Bina Marga, Dinas PU Pera, Dinas Sosial dan Kantor Dinas Ketahanan Pangan. Salah satu pegawai dipemda setempat menuturkan bahwa baru saja terjadi pencurian di kantornya. “Ya, katanya dinihari terjadi pencurian dilima kantor dinas. Beberapa laptop dan barang elektornik juga diambil serta uang yang ada di dinas kominfo, ” kata pegawai yang tidak mau disebut namanya.
Diungkapkan, diperkirakan kerugian yang dialami hanya puluhan juta. “Kalau hitungan nilai barang-barang elektronik yang diambil ya hanya puluhan juta. Tapi, kami tidak tahu kalau isi brangkasnya. Informasinya ada beberapa brangkas diruang kadis yang dijebol maling juga, ” ungkap dia.
Informasinya, kasus tersebut sudah ditangani pihak polres. Dan beberapa pegawai penjaga malam juga sudah diperiksa pihak kepolisian. PeNa-spt.






