Lampung Timur – (PeNa), Harapan keluarga Bagas Ardiansyah Poniman (23) pupus sudah. Pemuda asal Desa 11D, Kelurahan Sumber Waringin itu ditemukan tewas di saluran irigasi, Senin (11/8).
Sejak dilaporkan hilang, suasana haru menyelimuti keluarga yang menanti di tepi saluran. Pencarian dilakukan tanpa henti, menyisir arus deras yang mengalir di Desa Banar Joyo.
Kepala Kantor Basarnas Lampung Deden Ridwansah, melalui Dantim Rescuer Rachmat Afriza, mengatakan pencarian hari kedua dimulai pukul 06.00 WIB dengan tiga tim SRU.
“Dua SRU menyisir menggunakan perahu karet Basarnas dan BPBD, satu SRU lainnya menelusuri jalur darat,” jelas Rachmat saat ditemui di lokasi operasi SAR.
Penantian itu berakhir saat tim menemukan korban pada koordinat 5°07’52.0″S – 105°25’03.8″E, sekitar lima kilometer dari titik awal dilaporkan tenggelam.
“Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Sekampung untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Rachmat, menegaskan operasi SAR resmi ditutup pukul 10.00 WIB.
Operasi ini melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Lampung, Koramil Batanghari, Polsek Batanghari, BPBD Lampung Timur, dan warga. Berbagai peralatan penyelamatan dikerahkan untuk mempercepat pencarian korban.






