Bandar Lampung – (PeNa), Event lari HS Run sukses menyedot perhatian publik. Lebih dari 5.000 pelari tumpah ruah memadati PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Jumat (17/1/2026).
Antusiasme peserta tak hanya dipicu adrenalin lomba, tetapi juga deretan hadiah spektakuler berupa 10 sepeda motor serta doorprize ratusan juta rupiah dari HS/Surya Group.
HS Run dilepas tepat pukul 06.00 WIB. CEO Surya Group sekaligus Pimpinan Perusahaan Rokok HS, Muhammad Suryo, mengibarkan bendera start sebagai tanda dimulainya lomba.
Para peserta kemudian menaklukkan lintasan sejauh 5 kilometer yang dimulai dan berakhir di kawasan PKOR Way Halim.
Usai menyentuh garis finis, para runners masih dimanjakan dengan hiburan musik. Penyanyi pop Jawa Happy Asmara tampil menghibur, disusul DJ Queen. Panitia juga menghadirkan festival kuliner, exhibition booth, serta sejumlah stand yang menjadi ruang bersantai bagi peserta.
Persaingan ketat tersaji di lintasan. Kategori putri dimenangkan Aulia Putri dengan catatan waktu 23 menit 20 detik.
Di kategori putra, Edwan Aliansyah keluar sebagai juara dengan waktu 18 menit 36 detik.
Sementara kategori Master diraih Richie Leo yang berusia 67 tahun. Para pemenang menerima medali dan uang pembinaan yang diserahkan langsung oleh Muhammad Suryo bersama Distributor HS wilayah Sumatra, Danang Setia.
Ajang ini juga semakin semarak dengan aksi peserta berkostum unik. Mulai dari tokoh Wayang Arjuna lengkap dengan busur panah, pemain kuda lumping, pengemudi ojek online dengan helm khasnya, superhero HS, hingga karakter Tungtung Sahur dari Brain Root turut mencuri perhatian.
Muhammad Suryo mengaku terkesan dengan semangat para pelari di Lampung. Antusiasme tersebut mendorong HS untuk membawa event serupa ke berbagai daerah di Tanah Air.
“Maka dari Lampung ini saya putuskan HS Run akan digelar di berbagai kota di Indonesia agar semangat para runners bisa tersalurkan,” kata Suryo di sela-sela kegiatan.
Rangkaian Tur HS di Lampung belum berakhir. Pada Sabtu malam, panggung hiburan kembali digelar dengan menghadirkan band legendaris Slank di lokasi yang sama.
Lampung menjadi kota kelima dalam Tur HS setelah Yogyakarta, Surabaya, Semarang, dan Bali.
Bagi Suryo, Lampung memiliki makna tersendiri. Selain menjadi daerah kelahirannya, Surya Group juga tengah membangun pabrik seluas dua hektare di Lampung Timur sebagai bentuk kontribusi nyata bagi daerah.
“Kami akan merekrut 3.000 karyawan dari putra daerah, semoga kehadiran HS mampu mendukung pertumbuhan ekonomi Lampung,” harapnya.






