Alzier Kritisi Oknum DPRD Nyambi “Calo” Proyek

BANDARLAMPUNG(PeNa) – Tokoh Masyarakat Lampung, Alzer Dianis Tabrani kritisi anggota DPRD agar fokus mengawal kepentingan rakyat, bukan malah bermain proyek Infrastruktur.

Ini menyusul indikasi adanya oknum anggota DPRD yang ikut mengatur proyek Infrastruktur, di Dinas Bina Marga

Bacaan Lainnya

“Saya menghimbau agar anggota DPRD baik provinsi, kabupaten maupun kota fokus mengawal kebijakan rakyat, yang sedang berkuasa. Bukan malah mengatur proyek di dinas bina marga,” kata Alzier, Senin (3/2/2020).

Padahal, kata dia, pada Undang-Undang (UU) Nomor 27 Tahun 2009 telah disampaikan bahwa MPR, DPR, DPD dan DPRD, anggota dewan dilarang bermain proyek.

“Sudah bukan rahasia umum lagi hal ini terjadi di Lampung, namun memang sulit dalam pembuktiannya.” kata dia.

Imbauan ini, kata Alzier untuk menyetop prilaku tersebut. Karena, Alzier mengaku mendapat informasi yang orang terpercaya soal adanya “calo proyek” oleh wakil rakyat dari fraksi yang tengah berkuasa di Bumi Ruwa Jurai.

“Berhenti saja jadi anggota dewan kalau mau mengatur-ngatur proyek di Dinas Bina Marga dan di Dinas lainnya. Pindah saja jadi swasta murni, praktisi,”sindir Alzier.

Ia berharap, aparatur hukum bisa membentuk tim investigasi untuk menelusuri dugaan tersebut. Karena, kata dia, hal ini sudah menjadi rahasia umum di kalangan masyarakat Lampung.

“Aparatur hukum mesti bertindak. Karena jika tidak, permasalahan ini bisa menjadi budaya bagi para wakil rakyat,”tukasnya.

“Saya juga telah memberikan nomor handphone anggota DPRD tersebut ke KPK RI, dan aparatur hukum lainnya supaya dimonitor semua langkahnya,”ucap dia. (BWO)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *