BANDARLAMPUNG – (PeNa), Belasan monyet ekor panjang dan kera membuat heboh warga Jalan Way Sekampung, Kecamatan Enggal, Pahoman, Bandar Lampung, setelah terlihat turun ke permukiman pada Selasa pagi (8/11/2025). Kawanan satwa liar itu diduga berasal dari Taman Wisata Hutan Kera di Kelurahan Sumur Batu, Telukbetung Utara.
Sejumlah warga merekam kemunculan para monyet yang tampak memanjat atap rumah, pagar, hingga pepohonan di sekitar permukiman. Mereka terlihat mencari makanan dengan memetik dan memakan buah bisbul, mengkudu, petai, hingga alpukat di halaman warga.
Seorang warga bernama Ridho mengatakan, kemunculan kawanan monyet itu terjadi cukup tiba-tiba. “Sekitar pukul setengah tujuh pagi saya lihat mereka sudah ada di atap rumah dan pohon-pohon. Nggak lama, mungkin setengah jam, mereka langsung pergi lagi,” ujar Ridho.
Menurut Ridho, warga sempat terkejut melihat jumlah monyet yang cukup banyak. “Khawatir juga kalau mereka turun menyerang, tapi ternyata cuma makan buah lalu pergi,” jelasnya.
Camat Enggal, M Supriyadi, membenarkan bahwa kawanan monyet itu memang sudah beberapa pekan terakhir terlihat turun ke wilayah Enggal untuk mencari makanan tambahan. Ia menjelaskan bahwa habitat utama satwa tersebut berada di Taman Wisata Hutan Kera, namun belakangan mereka lebih sering keluar area.
“Benar, sudah beberapa minggu ini warga melaporkan monyet dari Hutan Kera di Sumur Batu turun sampai ke Enggal. Biasanya mereka mencari makanan ketika persediaan di habitatnya berkurang,” kata Supriyadi.
Ia menambahkan bahwa masyarakat tidak perlu panik karena sejauh ini perilaku kawanan monyet tersebut tidak agresif. “Mereka hanya mencari buah-buahan lalu kembali ke habitatnya. Tidak ada laporan kerusakan dari warga,” terangnya.
Supriyadi memastikan pihak kecamatan akan berkoordinasi dengan pengelola Taman Wisata Hutan Kera untuk mengantisipasi kemunculan serupa ke depannya.






