PESAWARAN-(PeNa), Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona siapkan reward dan hadiah untuk qori atau qori’ah yang menang pada perlombaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) 2019 tingkat provinsi yang direncanakan dilangsungkan di Tulang Bawang beberapa waktu mendatang.
Hal tersebut dikemukakan saat membuka Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Kabupaten Pesawaran 2019 di Aula Islamic Center Masjid Ar Royyan Gedong Tataan, Rabu (27/02).
“Dan untuk Qori atau Qori’ah yang mampu menjadi juara 1 umum tingkat Provinsi Lampung sudah kita siapkan reward sebesar Rp10 juta rupiah, ditambah dari Bupati dan Wakil Bupati Rp5 juta, sehingga totalnya sebesar Rp15 juta dan umroh,” kata dia.
Menurutnya, STQ ini bisa dijadikan sebagai ajang seleksi kafilah terbaik asal Kabupaten Pesawaran. “Saya yakin dan percaya banyak kafilah di Kabupaten Pesawaran, tapi untuk menghadapi perlombaan MTQ ke-47 di Tulang Bawang Barat, kita perlu kafilah terbaik dari yang terbaik,” ujarnya.
Dijelaskan, terpenting pada kegiatan tersebut adalah bukan pada perlombaan melainkan bagaimana bisa mensyiarkan dan mengamalkan al-quran kepada masyarakat luas.
“Sebab, 200 peserta yang ikut disini merupakan khafila terbaik dari perwakilan 11 Kecamatan, Tapi yang paling penting bukan hanya perlombaan saja, namun, bagaimana para khafilah yang ada ini bisa mensyiarkan dan amalkan kepada masyarakat lain, tentang ilmu Alquran yang dimilikinya,” jelas dia.
Dikesempatan tersebut, Dendi juga meminta kepada masyarakat untuk mendukung Kabupaten Pesawaran jadi Lumbung Santri. Untuk itu, kepada setiap pengembang perumahan untuk menyediakan cluster khusus sebagai tempat mengaji.
“Saya sudah coba sarankan dan wajibkan bagi pengembang perumahan yang akan berinvestasi di Kabupaten Pesawaran untuk menyediakan satu tempat khusus, apakah itu satu rumah sebagai tempat mengaji, ini untuk mendukung Kabupaten Pesawaran sebagai lumbung santri,” ungkap dia.
Ia pun telah meminta berkoordinasi dengan para kepala desa terkait hal itu. “Para Kepala Desa, tapi masih hanya diseputaran Gedong Tataan sudah saya minta sampaikan juga kepada para pengembang perumahan mengenai hal itu,” pintanya.
Ditegaskan, Kabupaten Pesawaran memiliki potensi besar untuk menjadi lumbung santri di Provinsi Lampung.
“Kita lihat di Pesawaran sudah banyak dibangun fasilitas seperti Pondok Pesantren, bahkan bibitnya juga banyak, hampir disetiap Desa juga ada banyak tempat pengajian anak, sehingga hal itu perlu dimaksimalkan bagi pengembangan ilmu agama di Kabupaten Pesawaran,” tegas dia.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial Masyarakat (Kesosmas) Setdakab Pesawaran Razak menuturkan bahwa, STQ ini akan digelar selama satu hari. “STQ ini kita laksanakan pada satu hari saja (Rabu, 27/02) dengan jumlah peserta 200 orang dan akan diseleksi menjadi 32 orang saja,” tutur dia. PeNa-spt.






