Disdukcapil Pesawaran Sisir Masyarakat Yang Belum Punya e-KTP

PESAWARAN-(PeNa), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pesawaran terus menyisir pada masyarakat yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk-elektronik (e-KTP).
Penyisiran dilakukan dengan berbagai upaya, diantaranya jemput bola (jebol) ke desa dan program Disdukcapil Goes To School. Percepatan pelayanan administrasi kependudukan tersebut langsung dipimpin Kepala Disdukcapil Bumi Andan Jejama Ketut Partayasa.
“Sesuai Instruksi serta visi dan misi pak Bupati (Dendi Ramadhona) kita sejak awal terus berkomitmen untuk mengentaskan persoalan Adminduk dan kita bersyukur hingga saat ini terkait dengan Adminduk, khususnya, perekaman E-KTP kita sudah 90 persen lebih,” kata dia, Ahad (02/02/2020).
Menurutnya, untuk mencapai 100 persen kepemilikan e-KTP, pihaknya terus menyisir masyarakat yang belum memiliki Adminduk dengan sejumlah program.
“Kalau untuk dimasyarakat sudah hampir semua melakukan perekaman, makanya untuk menyisir yang belum melakukan perekaman kita kan ada program Jemput Bola (Jebol), yang hingga saat ini terus bekerja dengan turun langsung ditengah masyarakat, asalkan ada usulan dari desa, dan semua yang kita lakukan gratis tanpa adanya pungutan,” ujar dia.
Saat ini pihaknya juga mulai fokus terkait Adminduk bagi anak yang baru memasuki usia 17 tahun.
“Sejak Januari 2020 kita juga sudah ada program Goes to school, karena kita juga mulai fokus untuk melakukan perekaman terhadap anak yang baru berusia 17 tahun, oleh karena itu kita juga akan menggandeng pihak sekolah dalam hal ini,” tutur dia.
Ia pun meminta partisipasi aktif pihak sekolah guna mendukung program tersebut. “Kalau sekolah mau kita datangi, tinggal usulan saja atau berkomunikasi dengan Disdukcapil, minimal ada 25 orang yang akan kita rekam, nanti saya minta jajaran saya untuk turun langsung ke sekolah tersebut guna melakukan perekaman,” pinta dia.
Upaya percepatan pelayanan tersebut dimaksudkan agar seluruh masyarakat Kabupaten Pesawaran memiliki identitas diri berupa e-KTP serta mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan secara prima.
“Saya juga berharap dengan adanya program ini, capaian perekaman E-KTP kita bisa mencapai 100 persen,” tegas dia.
Oleh: sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *