Bandar Lampung (PeNa)-Meski tidak teragenda untuk mendatangi warga penderita tumor di Labuhan Ratu Bandar Lampung, namun hal itu tak menyurutkan niat Yustin untuk ikut prihatin terhadap penyakit yang diidap oleh Jamal sejak tahun 2010.
Sejatinya kedatangan istri Petahana M.Ridho Ficardo guna menghadiri undangan Majelis Taklim Ar-Ridho, di jalan Untung Suropati LK 1, Gang Damai, Labuhan Ratu Raya, Bandar Lampung, Selasa (27/2/2018).

Alhasil munculnya Bunda PAUD Provinsi Lampung itu mengejutkan kerabat dan tetangga Jamal, bahkan beberapa warga mengaku tak habis pikir jika Yustin masih menyempatkan diri untuk melihat kondisi penderita tumor.
Siem istri Jamal mengaku tak percaya juga kaget saat sejumlah warga memberitahukan kepadanya jika tidak beberapa lama lagi istri Gubernur (non aktif) akan mendatangi kediamannya.
“Saya kaget, kok kata tetangga saya, sebentar lagi Ibu Yustin mau datang ke rumah saya, untuk nengok pak Jamal,” ujar istri Jamal, Siem saat ditemui di rumahnya.
Menurut Siem, suaminya sudah menderita sakit tumor sejak tahun 2010. Lantaran faktor ekonomi yang lemah, maka pihak keluarga tidak sanggup untuk mengobati penyakitnya.
Ibu dari lima orang anak ini menceritakan bahwa pihaknya sudah berobat kemana-mana, namun dokter menyarankan untuk operasi pengangkatan tumor.
Kalau dirawat umum biayanya Rp50 juta, kalau pake KIS (Kartu Indonesia Sehat) diminta beli alatnya saja harganya Rp10 juta.
Lalu karena keluarga tak mempunyai uang sebanyak itu, akhirnya pak Jamal tidak dioperasi, hanya berobat-berobat biasa saja, dan sekarang sakitnya semakin parah.
“Duit sebanyak itu darimana, buat kebutuhan sehari-hari saja kadang tidak cukup, apalagi semenjak bapak sakit dan enggak bisa kerja lagi, ekonomi keluarga kami tambah susah,” ujar Siem, seraya bercerita usai kedatangan Yustin, sembari menitikkan airmata.
Siem menceritakan, ibu Yustin saat datang menjenguk, meminta agar Lak Jamal segera dibawa ke rumah sakit untuk diobati, soal biaya jangan khawatir, nanti akan ditanggung.
Namun karena kondisinya pak Jamal saat ini sudah parah, Siem menolak tawaran darinya, lantaran takut terjadi sesuatu yang tak diinginkan, saat perjalanan menuju rumah sakit.
Akhirnya pihak keluarga meminta kepada wanita dari tiga anak itu, untuk menunggu sampai besok hari.
“Tadi Ibu bilang, bapak lebih baik dibawa ke rumah sakit, soal biaya akan ditanggung. Tapi keluarga menolak, karena kelihatannya Lak Jamal sudah parah sekali sakitnya, jadi kami minta menunggu sampai besok, baru dibawa ke rumah sakit,” tambahnya.
Kunjungan dari ibu calon gubernur Nomor Urut 1 itu, sangat meninggalkan kesan yang teramat dalam bagi keluarga Jamal.
Bahkan ia berulang kali mengucapkan terimakasih kepada Ibu Yustin, atas kepeduliannya terhadap orang yang tidak mampu seperti dirinya. Bahkan doa untuk wanita yang aktif di organisasi tersebut, terus ia panjatkan.






