Dubes Timur Tengah Tekankan Ponpes Minhadlul ‘Ulum Berkarakter

PESAWARAN-(PeNa), Rombongan duta besar (dubes)  Timur Tengah menekankan Pondok pesantren (Ponpes) Minhadlul ‘Ulum pertahankan karakteristiknya dalam mengembangkan ponpesnya.
Demikian dikatakan Pemimpin Ponpes Minhadlul ‘Ulum, Amin Udin usai menerima kunjungan lima dubes dari Timur Tengah di Desa Trimulyo, Kecamatan Tegineneng, Selasa (6/3.”Ya, tadi ada kunjungan tamu yang mulia duta besar timur tengah,” kata dia,singkat.
Menurutnya, para duta besar itu memang ingin melihat wajah pesantren yang ada di Lampung. “Jadi para Dubes tadi ingin melihat kondisi pesantren yang ada di Provinsi Lampung salah satunya adalah Ponpes kami ini,” ujarnya.
Diterangkan, sebagai bentuk memulyakan tamu maka di ajaklah untuk mengelilingi ponpes tersebut sambil mendoakannya.”Makanya, tadi juga kami mengajak para rombongan Dubes itu untuk berkeliling pondok pesantren, sebab, itu juga merupakan salah satu pesan dari pimpinan Ponpes ini sebelumnya, kalau ada tamu muliakanlah dengan diajak berkeliling ponpes sambil mendoakan, ” terang dia.
Ditambahkannya, ada beberapa hal yang disampaikan pada kunjungan tersebut. “Para Dubes tadi juga menitipkan pesan bahwa pesantren itu harus pertahankan karakter dan mampu menjaga tradisi lama, tapi juga tidak antipati terhadap hal-hal yang baru,” tambahnya.
Dijelaskannya, Ponpes Minhaddul Ulum sendiri telah berdiri sejak tahun 1999. “Disini santri kami saat ini berjumlah hampir 850 orang, yang terdiri dari santri PAUD, TK,SD,SMP dan SMA, bahkan santri disini hampir dari seluruh daerah yang ada di Provinsi Lampung dan luar Lampung, seperti dari Riau, Pekan Baru, Medan,Bengkulu dan Sumatera Selatan, ” jelasnya.
Amin Udin yang akrab disapa Gus menegaskan, dengan adanya kunjungan tersebut dapat berdampak positif bagi Ponpes yang dipimpinnya. “Para dubes tadi kan, merupakan orang mulia, apalagi mereka semua berasal dari wilayah tempat sejarah Islam. Kami sangat bersyukur dan terima kasih atas kepercayaannya mengunjungi ponpes Manhadlul ‘Ulum, semoga barokah, ” tegas dia.
Untuk diketahui kunjungan lima duta besar tersebut terdiri dari Duta Besar Maroko H. E Oudia Benabdellah, Duta Besar Lebanon H. E Mrs Mona El Tannir, Duta Besar Yaman Mr Mohammed Ali Saleh Al Najar, Duta Besar Arab Saudi Mr Salim Abdulrahman Al-Otaibi dan Duta Besar Kuwait Mr Abdullah Y B SH Al Fadhli. PeNa-spt.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *