Bandar Lampung – (PeNa), Festival Pelajar Band Lampung 2026 resmi digelar sebagai ajang kompetisi sekaligus pembinaan bagi pelajar yang memiliki minat dan bakat di bidang musik band.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi panggung unjuk kemampuan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat edukasi seni dan menumbuhkan ekosistem industri kreatif sejak usia sekolah.
Festival ini merupakan hasil kolaborasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung bersama Event Organizer Rumah Multimedia Bersama (RMB).
Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan ruang kompetisi musik pelajar yang profesional, berkelanjutan, dan selaras dengan dunia industri kreatif.
Ajang ini terbuka bagi pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat se-Provinsi Lampung. Peserta diwajibkan memenuhi persyaratan administrasi dan teknis yang telah ditetapkan panitia, mulai dari komposisi personel band, materi lagu, hingga kepatuhan terhadap tata tertib selama perlombaan.
Ketua Pelaksana Festival Pelajar Band Lampung 2026, Decky Octoria, menegaskan bahwa festival ini dirancang tidak semata sebagai lomba, tetapi juga sebagai sarana edukasi karakter dan pengembangan potensi pelajar di bidang musik.
“Festival ini kami rancang sebagai ruang ekspresi yang sehat bagi pelajar. Bukan sekadar lomba, tetapi juga pembelajaran tentang disiplin, kerja sama tim, dan sportivitas dalam bermusik,” kata Decky, Sabtu (24/1/2026).
Ia menyebutkan, panitia menerapkan sistem penilaian yang objektif dan profesional. Penilaian tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan musikal, tetapi juga kekompakan band, kreativitas aransemen, serta etika peserta selama mengikuti festival.
“Kami ingin memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh peserta. Penilaian dilakukan secara transparan dengan standar yang sudah ditetapkan dalam panduan teknis,” tambahnya.
Melalui Festival Pelajar Band Lampung 2026, panitia berharap dapat mencetak talenta-talenta muda yang siap berkembang di dunia musik sekaligus menjadi bagian dari industri kreatif daerah.
Selain itu, ajang ini juga diharapkan mampu memperluas jejaring, mempererat silaturahmi antarpelajar, serta menumbuhkan ekosistem seni musik yang sehat di lingkungan pendidikan.






